Ketua DPC Hanura Lama tanda tangani DCS, PKPI ditanda tangani 2 Ketua DPC

Surabaya,(DOC) – Hari terakhir penyerahan Daftar Caleg Sementara (DCS) pada Senin (22/04/2013), di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, perwakilan sejumlah partai peserta pemilu berbondong – bongdong menyerahkan berkas.
Tercatat partai yang terakhir mendaftar adalah Partai Bulan Bintang (PBB). Setelah sebelumnya terdapat beberapa partai yang sudah mendaftar di hari yang sama seperti Partai Nasdem, Partai Demokrat, PPP, PAN, Golkar dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Menurut, Ketua KPU Surabaya, Eko Sasmito, memang hari ini seluruh partai harus menyerahkan semua berkas DCS, jika tidak mau dicoret dari partai peserta pemilu 2014 mendatang.
“Hari terakhir pendaftaran semua partai harus selesai semua. Hingga sore ini delapan partai sudah mendaftar,” ungkapnya ketika ditemui di KPU Surabaya.
Khusus untuk Partai Hanura, dengan telah diserahkannya DCS ke KPU, itu artinya posisi Ketua DPC Hanura kembali dijabat oleh Tjahyo Nugroho. Sebab dalam beberapa hari terakhir, hanura terancam tidak bisa menyerahkan daftar caleg sementara lantaran posisi Ketua DPC Hanura yang masih menggantung.
“Hanura telah menyarahkan DCS, dan sudah sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan KPU,” ujar Njahyo Nugroho.
Menurut Njahyo, untuk posisi Ketua DPC hanura yang sebelumnya sempat terjadi tarik ulur sebenarnya tidak perlu diperpanjang. Menurutnya, selama Surat keputusan (SK) pengangkatan dirinya menjadi ketua belum dicabut, selama itu pula dirinya masih sah menjadi Ketua DPC Hanura.
“Memang benar yang terpilih ketika musyawarah cabang berlangsung adalah pak Wishnu (Ketua DPRD surabaya, red). Tapi hingga sekarang Sk-nya kan belum diberikan. Itu artinya, secara dejure saya masih sah menjadi ketua dari dulu sampai sekarang,” tegasnya.
Sementara itu, berbeda dengan Partai Keadilan Persatuan Indonesia(PKPI) Surabaya, yang terdapat 2 Ketua Dewan Pimpinan Cabang Surabaya. Keduanya mempunyai caleg masing-masing yang di serahkan ke KPU untuk di masukkan ke dalam DCS.
“Ya, memang DPC PKPI Surabaya ada 2 Ketua yang menyerahkan calegnya masing-masing agar masuk DCS”, Tegas Theresa Monica salah satu ketua DPC PKPI Surabaya.
Menurut Theresa, dirinya membawa 15 berkas biodata Caleg yang diserahkan ke KPU Surabaya. Sementara rivalnya yaitu Setyo Wibowo Ketua DPC PKPI Surabaya lainnya membawa 35 Caleg. Sehingga dengan jumlah tersebut, maka quota 50 Caleg PKPI Surabaya sudah terpenuhi.
“Kita tidak pernah bermusuhan, malah saling berkoordinasi untuk mendaftarkan Caleg PKPI. Saya dan Pak Setyo(red) sama-sama mempunyai SK yang sah dari DPD Jatim maupun DPP. Sehingga KPU menerima berkas Caleg PKPI Surabaya, meski ditanda tangai oleh 2 Ketau DPC,”jelas Theresa.
Memang tidak ada alasan bagi KPU Surabaya menolak berkas yang diserahkan ke 2 DPC PKPI Surabaya. Keduanya nanti akan di veryvikasi oleh KPU, mana SK DPC yang sah dan lebih diakui oleh DPD dan DPP PKPI.(R7)