Hartati Murdaya Diperiksa KPK

 Nasional

 

Jakarta (DOC)– Pemilik PT Hardaya Inti Plantations, Siti Hartati Murdaya hari ini (19/10) kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyuapan Bupati Buol terkait pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit miliknya di kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Saat tiba di Gedung KPK, Hartati enggan berbicara kepada wartawan.

Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo membenarkan bahwa penyidik KPK kembali memeriksa Hartati diperiksa sebagai tersangka. Pemeriksaan tersebut sebagai penjadwalan ulang KPK menyidik Hartati. Sebelumnya, pada Kamis (18/10) lalu Hartati batal diperiksa karena tidak memenuhi panggilan KPK.

Sebelumnya, Hartati Murdaya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga kuat sebagai orang yang memberikan suap kepada Bupati Buol, Amran Batalipu sebesar Rp 3 miliar terkait penerbitan hak guna usaha perkebunan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Atas perbuatannya, Hartati dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a dan b atau Pasal 13 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(sm/ini/r3)