Harus Selektif Memilih Wakil Rakyat dan Pemimpin

Tidak ada komentar 187 views

Jakarta, (DOC) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia supaya seletif memilih calon anggota legislative DPR, DPRD, DPD dan Calon Presiden serta Wakil Presiden dalam Pileg maupun Pilpres mendatang.
Pasalnya, mereka-mereka yang terpilih akan menentukan nasib bangsa selanjutnya. “Jangan sampai orang yang korupsi yang terpilih, bisa repot,” kata M. Busyro Muqoddas di Gedung KPK, Jakarta (3/4/2014).
Dikatakan M. Busyro dugaan gratifikasi besar berasal dari pihak bisnis. Hal tersebut ditenggarai lantaran ada mutualisme diantara keduanya. Busyro memprediksi, jika pejabat terpilih didukung oleh pihak bisnis dan ada tukar guling kepentingan, maka kepemimpinan pejabat tersebut untuk mengamankan kepentingan swasta. “Akhirnya yang terwujud bukan leader, tapi untuk kepentingan broker atau trader,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, KPK mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang dimiliki untuk menelusuri adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pelaksanaan pemilihan umum calon anggota legislative DPR, DPRD, DPD dan Calon Presiden serta Wakil Presiden. Terlebih pemilu dijadikan skala prioritas karena momentumnya hanya beberapa bulan namun menentukan arah masa depan Bangsa Indonesia.
Lebih lanjut Busyro menerangkan bahwa pihaknya tengah mendalami laporan hasil analisa transaksi keuangan mencurigakan dari PPATK. Busyro tak memungkiri pihaknya akan melakukan penelusuran apakah data yang diberikan PPATK terhadap caleg tersebut termasuk gratifikasi atau tidak ditengah memontum politik ini. (r4)