Hasil Sister City, Kochi Jepang Latih Badminton

Tidak ada komentar 200 views

Surabaya,(DOC) – Kerjasama sister city antara Kota Surabaya dan Kochi, Jepang, telah menyentuh beberapa aspek, tak terkecuali bidang pendidikan. Salah satu bentuk nyata kerjasama di bidang ini adalah program pertukaran pelajar yang rutin diselenggarakan tiap tahunnya. Nah, kali ini giliran delegasi pendidikan Kochi yang sambang ke Surabaya.
Rombongan sebanyak sembilan orang terdiri atas lima pelajar dan empat official pendamping diterima Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di balai kota, Rabu (30/10/2013). Beberapa siswa diantaranya Mao Hashio dari SMP Joohoku dan Hikari Kataoka dari SMP Asakura. Adapula Koohei Inamori, Yuuya Kubo, serta Naoki Oosaki. Ketiganya bersekolah di SMK Perdagangan Shogyo. Mereka datang dipimpin ketua rombongan Seiji Yorioka, Kepala Sekolah (Kasek) SMP Tosayama.
Seiji mengatakan, lawatan delegasi pendidikan Kochi ini merupakan kunjungan balasan. Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, delegasi pendidikan Surabaya lebih dulu mengirimkan 4 pelajar SMK, 2 pelajar SMP serta beberapa pendamping ke Kochi. Dia berharap, momen kali ini dapat dimanfaatkan pihaknya untuk lebih banyak menyerap informasi dan kebudayaan Surabaya. Lantas, hasilnya akan diterapkan di Kochi. “Semoga hubungan yang sudah terjalin ini bisa berkembang lebih baik lagi,” ucapnya.
Para pelajar Kochi akan tinggal di Kota Pahlawan hingga 1 November mendatang. Selama itu pula, mereka dijadwalkan mengunjungi sejumlah sekolah dan mengikuti beberapa kegiatan. Termasuk latih tanding badminton melawan siswa asal Surabaya.
Ada cerita menarik dibalik pertandingan persahabatan bulu tangkis tersebut. Kabag Kerjasama Pemkot Surabaya, Ifron Hady Susanto menuturkan, di Jepang ada pekan olahraga antar pelajar. Sepanjang penyelenggaraan event olahraga tersebut, khusus untuk cabor badminton Kota Kochi belum pernah meraih prestasi signifikan. Mayoritas gugur saat fase penyisihan.
Kemudian pada 1999, kota yang terletak di selatan Jepang itu berinisiatif mendatangkan pelatih asal Surabaya dengan biaya sendiri. Alhasil, di tahun berikutnya, Kochi mampu menyabet peringkat empat untuk olahraga tepok bulu yang notabene merupakan pencapaian tertinggi Kochi di ajang tersebut.
Nah, berangkat dari situ, lanjut Ifron, delegasi Kochi ingin memanfaatkan kunjungan kali ini untuk menggelar latih tanding dengan siswa Surabaya. Maksudnya, mereka ingin mengetahui dan merasakan secara langsung model kompetisi serta pembinaan badminton di sini. “Pertandingan persahabatan ini adalah permintaan khusus dari pihak Kochi. Mereka berharap mendapat pengalaman berharga dengan bertanding melawan siswa Surabaya,” katanya.
Wali Kota Tri Rismaharini menyambut baik kunjungan delegasi pendidikan Kota Kochi. Menurut dia, momen ini bisa dimanfaatkan untuk membangun citra positif Kota Surabaya. Dengan tinggal beberapa hari di sini, para pelajar Kochi bisa benar-benar merasakan bahwa Surabaya aman dan nyaman.
Pada kesempatan itu, Risma -sapaan wali kota- memberi referensi tempat-tempat menarik yang layak dikunjungi. Juga aneka kuliner khas Surabaya yang terkenal mampu menggugah selera. Tak lupa, dia berharap pelajar Kochi dan Surabaya bisa membangun tali persaudaraan dengan baik. “Semoga kerasan di sini,” ujarnya sembari memberikan ucapan selamat datang.(humas/r7)