Hati-hati, Makan Daging Sapi yang Belum Matang Bisa Berbahaya

makan daging belum matang

Jakarta, (DOC) – Apakah Anda suka makan daging? Bagi Anda penikmati steak, mungkin Anda lebih suka daging steak yang belum sepenuhnya matang dibandingkan daging steak yang sudah benar-benar matang. Sensasi kenyalnya membuat sajian daging steak yang belum sepenuhnya matang dan masih sedikit merah ini mempunyai rasa yang lebih lezat.

Tapi, hati-hati, daging sapi yang belum matang bisa membawa penyakit pada tubuh Anda. Mengapa?

Dalam daging sapi yang belum matang bisa saja terkandung parasit yang bernama Taenia saginata. Taenia saginata yang menginfeksi daging sapi bisa mati jika daging sapi dimasak sampai matang.

Namun, jika daging sapi belum matang, Taenia saginata yang menempel di daging sapi bisa masuk ke dalam tubuh Anda dan berkembang menjadi cacing pita.

Taenia saginata dan cacing pita bisa bertahan di dalam tubuh Anda sampai berbulan-bulan atau bertahun-tahun tanpa memunculkan gejala. Namun, beberapa gejala ringan juga bisa muncul, seperti diare, sakit perut, mual, kurang nafsu makan, berat badan turun, kelelahan, serta kurang vitamin dan mineral. Sembelit juga bisa terjadi saat cacing pita sudah berkembang sepenuhnya dalam usus.

Jika Anda merasakan gejala seperti di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Dokter akan melakukan penanganan untuk menghilangkan taenia saginata atau cacing pita dalam tubuh Anda.

Untuk mencegah infeksi akibat parasit ini, maka dianjurkan bagi Anda agar selalu membersihkan makanan dengan air mengalir sebelum memasaknya dan masak makanan (terutama daging) sampai benar-benar matang dengan suhu minimal 65 derajat celcius. Selain itu, Anda mungkin juga perlu minum obat cacing secara rutin. (and)