Hawk-200 Jenis Pesawat Tempur Canggih

Tidak ada komentar 175 views

 

Lokasi jatuhnya pesawat Hawk-200 di Pekanbaru. Tampak kepulan asap hitam.

Jakarta (DOC) – Jatuhnya pesawat tempur jenis Hawk-200 milik TNI AU di Pekanbaru, Riau, dinilai Komisi I DPR RI bukan karena faktor pesawat. Wakil Ketua Komisi I, TB Hasanudin mengatakan, pesawat tersebut tergolong jenis pesawat canggih dan masih layak operasi.

Menurutnya, pesawat tersebut aktif dipakai AU sebab masuk ke Indonesia tahun 2000-an sehingga masih layak dipakai. Kita beli dua skuadron dan lalu ditempatkan di Pekanbaru dan Pontianak,” jelasnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/10).

Dia mengatakan, TNI juga sempat mengajukan penambahan anggaran untuk biaya yang akan dialokasikan untuk perawatan pesawat. Dengan kondisi dan kronologis seperti itu, pihaknya tidak mengkhawatirkan perihal kondisi pesawat.

“Ini mesin jet, cukup canggih. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kalau terjadi kecelakaan nanti harus ada investigasi,” kata dia.

TB Hasanudin menambahkan, kecil kemungkinan pesawat tersebut jatuh karena suku cadang yang jelek. Lebih-lebih, kata dia, pesawat tersebut masih bisa digunakan sampai 25 tahun ke depan.

“Secara teknis 20-25 tahun itu masih bisa dipakai,” katanya.

Sementara Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan, Brigjend TNI Hartin Asrind, menduga, pesawat Hawk 200 jatuh karena faktor mesin.

“Sementara kami menduga ada masalah di mesin,” kata Hartin di Kantor Kemhan.

Menurutnya, pesawat tersebut sudah cukup tua dimana tercatat pesawat tersebut buatan 1980. Pihaknya masih menunggu hasil investigasi untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat dengan registrasi TT 0212 tersebut.(ok/sm/r3)