Hotel Amaris Surabaya Akan Rubah Desain Bangunan Menghadap Grahadi

Surabaya,(DOC) – Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Syaifudin Zuhri mengkritisi kontruksi dan desain bangunan hotel Amaris, dijalan Taman Apsari Surabaya, yang kini dalam tahap pengerjaan.

Menurut Syaifudin, sebagai salah bangunan pencakar langit yang berada di pusat kota, bangunan hotel harus disesuaikan dengan kondisi yang ada di sekitarnya. Salah satunya gedung Grahadi yang berada di sebelah utara hotel.

“Kita mintan desainnya menyesuaikan kondisi yang ada di sekitarnya,” ujar Syaifudin, saat melakukan hearing dengan managemen hotel dan Pemkot di komisi C DPRD kota Surabaya, Senin (17/7/2017).

Ia menambahkan, desain yang dipersoalkan komisinya adalah bangunan yang menghadap Grahadi. Kontruksi awal, seluruh bangunan akan ditutup oleh kaca yang dikuatirkan bisa menjadi tempat untuk melakukan kejahatan.

“Kita minta agar kacanya diblocking saja, terutama yang menghadap Grahadi. Kuatir saja, kalau ada sniper atau orang-orang jahat yang hendak membuat kerusuhan disekitar Grahadi. Bahannya mungkin dipilih yang sirkulasi udaranya bisa langsung masuk ke dalam hotel,” katanya.

Saran perubahan desain hotel ini, lanjut dia, diharapkan bisa menjadi pertimbangan penting untuk faktor kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Selain aman, sirkulasi udara lancar, pengunjung juga bisa langsung melihat Grahadi, tanpa was-was” imbuhnya.

Sementara Manager Hotel Amaris, Syukur, mengsku tidak mempermasalahkan usulan dari anggota Komisi C tersebut. Rekomendasi itu akan segera dipenuhi.

“Tidak masalah kita akan memenuhinya saran dari anggota dewan,” katanya.

Syukur menegaskan, rencana perubahan desain hotel akan dilakukan secepatnya. Tujuannya, agar proses pembangunan hotel selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan.

“Sebelumnya hanya kaca yang tidak bisa dibuka. Nanti kita segera merubahnya,” pungkas Syukur.(bm/rob)