Ibu-Ibu Pendukung Ahok Rela Antri Foto Mulai Jam 1 Pagi Dinihari

Jakarta,(DOC) – Suasana rumah tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur DKI Jakarta nomer urut 2, Ahok – Djarot, nampak berbeda dari hari biasanya. Rumah pemenangan Gubernur DKI Jakarta non aktif , Basuki Tjahya Purnama dijuluki rumah lembang”.

Selama masa pencalonan Ahok – Djarot, rumah ini memang dikhususkan sebagai tempat sosialisai ke para pendukung setianya. Bahkan setiap hari Rabu para pendukung Paslon petahana ini, diperbolehkan untuk berfoto bersama dengan Paslon Gubernur DKI idolanya.

Rumah Lembang yang didesain sejuk dan rindang dengan pemandangan danau didepannya ini, terletak di Jl. Lembang nomer 25 s/d 27, Menteng, Jakarta Pusat.

Pada hari Rabu(25/1/2017), sekitar pukul 10.00 Wib, seperti biasa, ribuan massa pendukung Ahok – Djarot yang kebanyakan wanita, telah berkumpul di rumah Lembang dengan dresscode kemeja kotak-kotak merah.

Bukan hanya dari Jakarta, namun para Ibu-Ibu fans Ahok – Djarot ini, datang dari berbagai daerah sekitar daerah khusus ibukota (DKI).

Tak tanggung-tanggung mereka datang di rumah Lembang ini, sejak pagi dini hari pukul 01.30 Wib, Rabu(25/1/2017), hanya untuk berebut mengambil antrian nomer urut foto bersama Ahok dan Djarot yang dibatasi.

“Rabu(25/1/2017) ini sessi pemotretannya dibatasi hanya 150 jepretan sehingga saya dan 18 orang rombongan Ibu-Ibu ini datang pagi setengah 2 an (dini hari,red). Nomer antrian sessi foto ini cepet habis, paling nyampe jam setengah 6 pagi saja.  Biasanya sih disediakan 200 sessi jepretan,” ungkap Bu Butet warga perumahan sekitar Taman Mini Indonesia Indah(TMII), Rabu(25/1/2017).

Memang berbeda dengan Rabu biasanya dirumah Lembang, karena untuk kali pertamanya, Ahok hadir tidak sendiri, namun mengajak istrinya, Veronica Tan dan anak sulungnya Nicholas Sean.

Dalam kesempatan tersebut, Ahok mengaku bahwa keluarganya adalah faktor penting dalam perjuangannya selama ini.

“Saya adalah orang yang percaya kekuatan dibangun dari keluarga. Dalam bekerja, kita mau tidak mau melibatkan keluarga. Itu juga yang saya ucapkan pada anak-istri dalam setiap keputusan,” kata Ahok.

Saat menyapa dan berfoto dengan para pendukungnya, Ahok dan keluarganya yang mengenakan kemeja kotak-kotak merah, nampak semangat mengambil gaya didepan kamera untuk melayani pendukungnya.

Tak jauh berbeda dengan Ahok, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomer urut 2, Djarot Saiful Hidayat hadir ditengah massa pendukungnya bersama istrinya, Happy Farida.

Usai sessi foto, para Ibu – Ibu pendukung Paslon nomer 2 ini, langsung melontarkan berbagai pertanyaan kepada kedua keluarga Paslon Cagub DKI Jakarta yang di usung oleh Partai koalisi PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, dan NasDem.

“Terima kasih dukungan terhadap kami sekeluarga. Kami berjuang bukan buat siapa-siapa, tapi buat negara ini,” jawab Veronica, saat sessi tanya jawab.

Massa pendukung Ahok – Djarot di rumah Lembang ini, nampak bergerombol secara berkelompok, yang salah satunya di Pinang Ranti.

Ahok yang tidak mengikuti sessi tanya jawab, meluangkan waktunya, untuk bergeser di Pinang Ranti guna menemui massa pendukungnya.

“Ibu-ibu hari Rabu(25/1/2017) ini, menjadi Rabu yang terakhir ya, karena mulai minggu depan akan diganti harinya pada hari Sabtu. Selama ini saya menerima banyak protes kalau hari Rabu, karena banyak yang kerja,” teriak Ahok dihadapan ratusan Ibu-ibu yang menunggu dengan mendengarkan musik tradisional Kulintang khas Manado.

Nampak hadir juga artis ibukota seperti diantaranya Doni Kusuma dan Mak Lela yang sempat menghibur massa dengan bernyanyi diiringi music kulintang dari Manado Sulawesi Barat. Lokasinya sengaja di tempatkan dipinggir danau, agar terhindar dari sengatan matahari.

“Pak Ahok berhak menuju RI satu,” Teriak massa pendukungnya, disela acara tanya jawab.

Selain artis, salah satu pengacara Ahok, Josefina bersama 3 pengacara lainnya, juga hadir di rumah Lembang. Aktor politik Ruhut Sitompul juga hadir menyapa massa pendukung Ahok dan memberikan keterangan kepada media.

Di moment ini, mantan Artis pendukung setia Ahok ini, mengomentari aksi Front Pembela Islam atau FPI.

“FPI itu banyak mimpi. Keinginan dia, mau bikin Indonesia jadi negara Islam. Ini negara Pancasila bung,”  tegas Ruhut saat diwawancarai sejumlah awak media.

Ancaman FPI, menurut Ruhut, sekarang terbalik. FPI yang malah akan dibubarkan.

“Dulu PDI-P mau di bubarkan oleh FPI, tapi yang ada malah FPI yang sebentar lagi akan bubar,” pungkas Ruhut, sambil meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Panitia Tim pemenangan Ahok-Djarot saat ini tengah berkonsentrasi pada masa kampanye Pilgub DKI. Salah satu panitia tim pemenangan Ahok, mengatakan, konsentrasi masih pada debat Cagub, belum ke agenda lainnya seperti perayaan Imlek. “Tidak ada agenda perayaan Imlek, hanya fokus sama debat Cagub, Kamis(26/1/2017) besok. Tapi Ahok janji tadi, kalau Sabtu(28/01/2017) dia akan mengadakan acara lagi di sini(rumah Lembang,red),” ungkap panitia yang enggan di sebut namanya.(mi/r7)