Indonesia Butuh 1 Juta Hektare Lahan untuk Sayuran

Jakarta (DOC) – Managing Director PT East West Seed Indonesia (Ewindo), Glenn Pardede mengatakan, saat ini Indonesia membutuhkan lahan baru seluas satu juta hektare untuk tanaman sayuran sebagai salah satu produk hortikultura guna mewujudkan swasembada pangan.

Menurutnya, perlu kebijakan dari pemerintah untuk meningkatkan luas area lahan sayuran di Indonesia yang saat ini masih rendah,” kata Glenn, kemarin (11/12).

Bos produsen benih sayuran Cap Panah Merah itu membandingkan dengan produktivitas tanaman sayur di berbagai negara, yakni China mencapai 200 meter persegi per kapita, Thailand 100 meter persegi per kapita, dan Indonesia hanya 40 meter persegi per kapita.

“Agar Indonesia setara dengan negara lain, khususnya sayuran, paling tidak membutuhkan satu juta hektar lahan baru,” ujarnya.

Menurut Glenn yang juga Ketua Umum Asosiasi Bunga Indonesia, pemerintah harus lebih berani memberi perlindungan kepada petani hortikultura seperti di luar negeri dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan.

Salah satu caranya, kata Glenn, dengan tidak menyerahkan sepenuhnya harga produk pertanian kepada mekanisme pasar. Ketika harga jatuh pemerintah harus berani membeli harga dari petani, seperti yang sudah dilakukan untuk gabah. Dia menambahkan, sebagai langkah awal, pemerintah mungkin dapat memulai dari komoditas yang strategis, seperti cabai, kol, dan tomat. (mio/r3)