Ingatkan Pengusaha Untuk Berikan THR Lebih Awal

Tidak ada komentar 141 views

Surabaya,(DOC) – Kali ini giliran para pekerja dan buruh yang berada di kawasan rungkut industri yang disapa oleh Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo. Ribuan pekerja atau buruh, Senin(22/7/2013) malam ini, menggelar buka puasa bersama dengan Gubernur, di Masjid Baiturrozaq PT SIER, Jl. Industri 4 Surabaya, sebagai bentuk syukur setelah melaksanakan ibadah puasa yang merupakan rukun islam ke-3.

Dalam kesempatan tersebut, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha yang telah mau memperhatikan kesejahteraan buruh khususnya dalam membayar tunjangan hari raya(THR) lebih awal. Mengingat THR merupakan hal penting yang selalu diharapkan dan ditunggu oleh para pekerja setiap akan lebaran. “Saya percaya pengusaha yang loyal seperti ini, insyaallah rezeki dan usahanya akan diberi kelancaran yang berlipat,” ujar Pakde, yang disambut kata “amin” oleh ribuan buruh yang hadir.

Menurutnya, buruh perusahaan yang ada di Jatim merupakan salah satu pekerja yang memiliki mental yang gigih dan kuat. Hal ini dibuktikan pada saat buruh menyampaikan aspirasi kepada pemerintah buruh diberikan kesempatan untuk melakukan demonstrasi dan pemerintah harus menemui pendemo.

Ia menambahkan, Gubernur atau Wakil Gubernur harus menerima pendemo buruh yang ingin menyampaikan aspirasi dengan harapan suasana yang aman dan nyaman bisa tetap terjaga. “Tidak ada pekerja sebaik di Jatim. Jika melakukan demo tidak sampai merusak fasilitas umum (Fasum) dan jika ada yang merusak fasum maka akan menjadi tugas kepolisian,” ungkapnya.

Hubungan yang harmonis antara pekerja dan pengusaha terlihat pada saat menyampaikan saran serta solusi untuk kebaikan bersama sudah terdapat wadahnya. Ini menunjukkan bahwa saluran komunikasi yang dilakukan oleh kedua pihak menjadi lancar. Untuk itu, diharapkan agar semua perusahaan membentuk lembaga bipartit yang fungsinya menjadi sarana komunikasi antara pengusaha dan pekerja.

Atas kondisi yang sangat kondusif antara pemerintah, pengusaha dan pekerja, saat ini Jatim digerojok dengan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 438 %. Ini merupakan salah satu upaya dari pimpinan perusahaan yang memberikan teladan baik terhadap pekerjanya sehingga tidak ada anarkisme dalam menjalankan aspiraasinya kepada pemerintah.

Ditempat yang sama Ketua DPP Apindo Jatim Dr. Ali Markus mengatakan, buka bersama yang dilakukan oleh Pakde Karwo dengan pekerja menunjukkan bahwa Pak Gubernur sangat memperhatikan nasib pekerja. Dibawah kepemimpinan Pakde Karwo dan Gus Ipul pembangunan Jatim berada diatas rata-rata nasional. “Saya mengharapkan pembangunan ekonomi di Jatim untuk dilanjutkan. Oleh karena itu, sebagai warga Negara Indonesia yang baik saya terus menkampanyekan “Cintailah Produk-Produk Indonesia”,“tutupnya.

Sementara itu dalam laporannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Prov. Jatim Dr. Hary Soegiri menuturkan sesuai aturan Permenaker Nomor 04/MEN/1994 tentang tunjangan hari raya keagamaan bagi pekerja di perusahaan yang akan merayakan hari raya keagamaan, diwajibkan bagi pengusaha untuk memberikan THR.

Ia menambahkan, pemberian THR kepada pekerja selambat-lambatnya tujuh hari sebelum hari keagamaan serta diberikan kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja tiga bulan secara terus menerus atau lebih. “Bapak Gubernur memberikan apresiasi kepada pengusaha di Jatim yang telah memberikan THR kepada pekerja pada H-14 dalam bentuk penghargaan. Pembayaran THR yang tepat waktu ini akan membantu pekerja dan keluarga memenuhi kebutuhan dalam merayakan hari raya.

Kegiatan buka bersama ini dihadiri oleh pekerja sejumlah 1250 orang dan 50 pengusaha yang peduli terhadap pekerja dengan memberikan THR lebih awal dari ketentuan. Selain itu, turut hadir dalam buka bersama kali ini yakni Direktur PT. Sier, Forkom PT.Sier, Presiden Direktur Maspion, PT. Jamsostek (Persero), Jatimbanusra serta Direktur PTPN XI (Persero). (Humas Setdaprov Jatim Nif/Prigel).(R7)