Ini Tips Cermat Sebelum Berinvestasi Dari Otoritas Jasa Keuangan

Surabaya (DOC) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IV Jawa Timur bersama Tim Kerja Satuan Tugas Waspada Investasi Jatim dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan menyelenggarakan sosialisasi dengan tema ‘Cermat sebelum Investasi Umrah dan Haji di Universitas Hasyim Asy’ari Jombang, Rabu (4/10). Sosialisasi kali ini bertema “Aman Melalui Produk Investasi Jasa Keuangan”.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Heru Cahyono, mengatakan kegiatan ini adalah dalam rangka merespon semakin maraknya praktik penghimpunan dan investasi ilegal. Selain itu sosialisasi ini juga untuk meningkatkan indeks investasi dan inklusi keuangan. Materi yang disiapkan dalam sosialisasi adalah mengenai modus-modus yang sering digunakan oleh perusahaan penghimpun dana investasi illegal.
Ada pula materi mengenai tips agar tidak menjadi korban investasi illegal, praktik sistem multilevel marketing dalam penawaran produk, serta tips memilih lembaga jasa keuangan dan biro travel yang aman untuk ibadah umrah dan haji.
Selain  sosialisasi dalam rangka pelaksanaan bulan inklusi keuangan, OJK Kantor Regional IV juga mnyelenggarakan Pasar Keuangan  Rakyat 2017. Upaya-upaya penginkatkan literasi dan inklusi keuangan terus dilakukan OJK untuk mendukung upaya inklusi yang dilakukan oleh industri meskipun indesk literasi dan inklusi keuangan di Jatim lebih tinggi dibandingkan dengan indeks literasi keuangan Indonesia.
Indeks literasi keuangan Jatim adalah sebesar 35,58 % atau lebih tinggi bila dibandingkan dengan indeks literasi keuangan Indonesia yang hanya 29,66%. Sedangkan Indeks inklusi keuangan Jatim adalah sebesar 73,255 lebih tinggi dibandingkan dengan indeks inklusi keuangan Indonesia yang hanya 67,82%.
Sementara itu indeks literasi keuangan syariah Jatim sebesar 29,35% atau lebih tinggi dibanding dengan literasi keuangan Indonesia yang hanya 8,11 %.  Sedangkan indeks inklusi keuangan syariah Jatim sebesar 12,21% lebih tinggi dari indeks inklusi keuangan syariah Indonesia yang hanya 11,06 % .
Acara Pasar Keuangan Rakyat tahun 2017 tersebut diikuti oleh 20 lembaga jasa keuangan dan sektor perbankan, pasar modal dan Industri keuangan nonbank.
Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut masyarakat dapat memahami tip-tips agar bisa berinvestasi secara aman, dan mengetahui lembaga-lembaga yang dapat digunakan untuk melaksanakan umrah dan haji yang dapat dipercaya. Pada acara tersebut juga diadakan Diseminasi buku  kumpulan khotbah bisnis dan keuangan syariah.(D02)