Intervensi Distribusi Solar Ke Kawasan Industri dan Pelabuhan Tanjung Perak

Surabaya,(DOC) – Kelangkaan solar bersubsidi semakin parah merambah jalur pantai utara Surabaya-Bali. Antrean truk dan bus menumpuk di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak akhir pekan ini.

Hampir disepanjang jalur Pantura, antrean truk tak bisa ter-elakan, hingga menutup separuh badan jalan, yang membuat kemacetan.
Bukan hanya di Jalur Pantura, Antrian kendaraan pengangkut barang dan pribadi yang berbahan bakar solar, juga terjadi SPBU pinggir kota Surabaya.

Dari pantauan, Kamis,(25/04/2013) pagi, di SPBU Darmo Indah, Banyu urip, pertigaan Mbah Ratu Demak Kalianak, Perempatan Jalan Jakarta Perak dan Pesapen, antrian kendaraan nampak terjadi.
Para pengemudi tersebut, rela antri berjam-jam untuk menunggu giliran mendapatkan solar bersubsidi, meski sudah ditempel tulisan “SOlar Habis”. Kondisi ini jelas membuat arus lalu lintas sedikit mengalami hambatan.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kelangkaan BBM Solar bersubsidi tersebut, Pertamina berencana melakukan intervensi distribusi solar.
Asisten Manager External Relation Marketing Region V Pertamina Wilayah Jawa Timur Eviyanti Rofraida mengatakan, intervensi pertamina akan diutamakan ke beberapa wilayah Industri termasuk Pelabuhan Tanjung Perak.”hal ini berdasarkan proses evaluasi.Distribusinya akan dinaikkan”,tegas Eviyanti.

Menurutnya,Jawa Timur sendiri mendapat pasokan 1,8 juta liter solar. Jatah tersebut dianggap menurun 8,3 persen dibanding tahun lalu. Pihak Pertamina sendiri belum bisa menjanjikan rencana penambahan quota solar untuk wilayah Jawa Timur.”kalo ada penambahan harus menyekuruh, sehingga belum bisa dipastikan,”Imbuh perempuan berjilbab ini.(R7)