Izin Prinsip Naik 200 Persen Karena Kondisi Jatim Kondusif

Surabaya, (DOC) – Hampir setiap pengusaha di Jawa Timur menjerit soal dampak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, namun Gubernur Jawa Timur Sukarwo, malah merelease kenaikan investasi hingga ratusan trilliun rupiah. Hal ini bisa di lihat dari pengajuan izin prinsip untuk berbagai usaha di Jawa Timur selama se-tahun 2013 ini.
Disampaikan oleh Gubernur Sukarwo, disela sambutannya saat pelepasan kontingen Porwanas XI tahun 2013 di gedung Islamic Center, Selasa (10/9/2013), secara subyektif kondisi aman jawa timur membuat izin prinsip naik hingga 200,96 persen atau setara Rp. 90,4 trilliun.
“Subyektifitas ini adalah kumpulan dari obyektivitas yang bisa dijadikan ukuran.
jika naiknya izin prinsip mencapai 200,96 persen atau Rp. 90,4 triliun, maka realisasinya mencapai Rp. 142 triliun. Akhir tahun, izin prinsip di Jatim bisa tembus sampai Rp. 211 trilliun” ungkap Pakde sapaan akrab Gubernur Jatim.
Ia memastikan, saat ini kondisi investasi di Jatim paling tinggi diantara provinsi lainnya di Indonesia. Naiknya iklim investasi ini, Menurut calon Gubernur terpilih ini, karena didorong banyak ragam, terutama keamanan kondisi Jawa timur.
“Macam-macam yang mendorong iklim investasi Jatim meningkat yaitu dari Culturalnya bagus, dan suasana yang mendukung, sekaligus peran media yang bisa memilah berita agar kondisi Jawa Timur bisa tetap kondusif seperti sekarang ini,” jelasnya.
Menurut pria berkumis ini, investasi Jatim yang paling dimintai yaitu terbesar masih di bidang industri makanan, baru kemudian diikuti sektor-sektor lainnya.(r7)