Jabatan Ketua Hilang, Dadik Tetap Harus Ganti Uang Saksi

Surabaya,(DOC) Mantan Ketua DPC Partai Demokrat(PD) Surabaya Dadik Risdaryanto nampaknya masih meninggalkan masalah di kalangan internal partai.
Meskipun sudah diberhentikan dari jabatan Ketua DPC, namun kader partai berlambang Mercy tersebut harus bersedia mengembalikan uang saksi yang telah disetorkan oleh 50 Calon Legeslatif(Caleg) PD Surabaya, saat Pemilu Legeslatif(Pileg) 2014, 9 April 2014 lalu.
Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Ernawati menyatakan, uang saksi yang harus di setor oleh masing-masing Caleg yaitu sebesar Rp. 17,5 juta. Tapi pada akhirnya uang saksi ditanggung seluruhnya oleh DPP.
“Saya langsung transfer ke rekening pribadinya 17 juta. Tapi beberapa Caleg lain masih belum bayar penuh. Setelah itu keluar keputusan DPP, bahwa uang saksi ditanggung seluruhnya oleh partai tanpa membebani para Caleg,” urai Erna, Rabu(3/9/2014).
Dalam waktu dekat ini, menurut Erna, seluruh Caleg akan mendatangi Plt Ketua DPC PD Surabaya untuk meminta memediatori pertemuan dengan mantan Ketua DPC Demokrat Surabaya Dadik Risdaryanto.
“Jika langkah ini buntu, maka Dadik akan kita laporkan ke DPP agar uang saksi di kembalikan,”tegasnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Inne Listiyani Caleg PD Surabaya yang kini masih menjabat sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan.
“Kalo saya baru setor uang 5 juta dulu untuk saksi. Setelah itu saya tidak melunasi, karena keluar keputusan DPP. Jujur saya ingin uang itu di kembalikan. Jangan sampai Dadik dicopot dari Ketua DPC, terus uang saksi itu hilang,”ungkap mantan anggota DPRD Surabaya ini.
Sementara itu, hingga kini mantan Ketua DPC PD Surabaya, Dadik Risdariyanto belum berkomentar apapun soal uang saksi yang disetor oleh para Caleg PD. Saat di konfirmasi oleh sejumlah media, Dadik terkesan menghindar.(r7)