Jalan Nasional Krui-Biha Runtuh, Jalur Penghubung Lampung-Bengkulu Lumpuh

Jalan runtuh yang membuat jalur penghubung Lampung-Bengkulu lumpuh.

Lampung, (DOC) – Jalur penghubung wilayah Lampung dan Bengkulu runtuh akibat gerusan air. Jalan sepanjang 75 meter yang berada di KM 232 ruas jalan nasional Krui-Biha, Lampung ini merupakan bagian dari Jalan Lintas Barat Sumatera.

Penyebab amblesnya jalan ini diduga adalah abrasi pantai serta hujan dengan curah hujan tinggi yang mengakibatkan derasnya aliran air dari sisi tebing dengan kemiringan curam, sehingga menggerus badan jalan dan akhirnya mengalir ke laut. Posisi jalan yang runtuh tepat berada di pesisir pantai.

Pada saat bersamaan, air laut sedang naik, sehingga terjadi turbulensi. Penjelasan ini merupakan asumsi sementara penyebab runtuhnya badan jalan yang diketahui pada Rabu tengah malam (11/10/2017).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Bina Marga telah mengirimkan tim reaksi cepat untuk mengidentifikasi kerusakan, memobilisasi ekskavator untuk membersihkan badan jalan dan mengirimkan jembatan bailey sebagai jembatan darurat rangka baja yang bisa dipindah-pindah. Pembangunan jembatan bailey dimaksudkan untuk mempercepat berfungsinya kembali ruas tersebut.

Menurut Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Ditjen Bina Marga, Zamharir Basuni, Jumat (13/10/2017), perkiraan waktu penyelesaian jembatan adalah 7-8 hari, karena pengangkutan jembatan bailey dari gudang peralatan di Palembang sampai lokasi membutuhkan waktu 24 jam. Pengerjaannya sendiri untuk bentang 70-80 meter memakan waktu 6-7 hari.(dtc/ziz)