Jalinkesra di Jatim Capai 53 Persen

Tidak ada komentar 140 views

Suarabaya(DOC)- Program Jalan Lain menuju Kesejahteraan (Jalinkesra) yang digulirkan Gubernur Jatim Soekarwo sejak 2010 untuk rumah tangga sangat miskin (RTSM) telah mencapai53,53 persen.
Menurut Sekdaprov Jatim Dr Rasiyo, dari total 493.004 RTSM, kini bantuan telah diberikan pada 263.913 RTSM atau sebanyak 53 persen. “Sisanya bakal dimaksimalkan tahun 2013 mendatang,” ujar  Rasiyo, Rabu (31/10).
Di tahun pertama digulirkan program Jalin Kesra telah disalurkan bantuan bagi 69.685 RTSM dengan alokasi dana sebanyak Rp 167 miliar. Jumlah RT sasaran pun bertambah di 2011 yang meningkat menjadi 97.779 RTSM dengan total anggaran Rp 273 miliar.
Di 2012 hanya 93.039 RTSM dengan total anggaran Rp 244 miliar. Artinya selama tiga tahun ini, dari 263.913 RTSM yang yelah dibantu menelan anggaran dari APBD Jatim sebesar Rp 685 miliar.
Adapun total RTSM terbanyak yakni yang mendapatkan bantuan ternak melalui Dinas Peternakan Jatim yakni sebnayak 125.880 RTSM.
Kedua yakni bantuan melalui Dinas Pertanian Jatim sebanyak 74.160 RTSM, ketiga melalui Disperindag Jatim sebanyak 20.627 RTSM, keempat melalui Dinas Perikanan dan Kelautan sebanyak 13.697 RTSM, kelima melalui Biro Administrasi Kesra sebanyak 13.022 RTSM. Selain itu juga melalui DInas Koperasi dan UMKM sebanyak 7.846 RTSM dan melalui Dinas Perkebunan sebanyak 147 RTSM.
“Bantuan Jalin Kesra ini diberikan untuk meningkatkan masyarakat di daerah, terutama yang masih tergolong RTSM agar bisa meningkat menjadi rumah tangga miskin. Semua RTSM di Jatim yang tyelah di data by name by address dan by character ini diberi bantuan pemprov melalui dana APBD Jatim. Ini jadi komitmen Pak Gubernur sesuai Visi dan Misi,” ujarnya.
Program Jalin Kesra yang telah dimulai sejak pertengahan 2010 ini sedianya diperkirakan bakal selesai pada 2013. Untuk merealisasikannya, Pemrpov Jatim menaksir telah alokasi total besaran dana bantuan hibah itu mencapai Rp 1,02 triliun yang diperuntukkan bagi bagi 493.004 RTSM agar derajat hidupnya bisa naik dari sangat miskin menjadi miskin atau mendekati miskin.
Dengan bertambahnya jumlah RTSM yang dibantu setiap tahunnya, maka diharapkannya angka kemiskinan di Jatim dapat menurun. Artinya, bantuan yang diberikan melalaui program Jalin Kesra ini harus bisa mendorong warga sangat miskin yang mendapat bantuan untuk bisa bekerja dengan membuka usaha baru baik di bidang peternakan atau pertanian.
Untuk jenis usaha bisa menyesuaikan dengan potensi daerah masing-masing. Namun dorongan untuk bisa bekerja melalui usaha itu hanya diperuntukkan bagi penerima bantuan yang tergolong usia produktif. Sedangkan warga yang memasuki usia lanjut hanya akan diberikan bantuan dan tak diwajibkan untuk membuka usaha.(r-12/R9)