Jelang Tahun Baru, Bakesbanglinmas Pantau Tempat Hiburan Malam

Surabaya (DOC) – Menjelang tahun baru, Pemkot Surabaya mulai melakukan sosilisasi aturan yang harus dipatuhi oleh rumah hiburan umum yang beroperasi  di wilayahnya. Kepala Bakesbanglinmas kota Surabaya, Sumarno, Rabu (19/12/2012) mengatakan, tempat hiburan malam yang akan menggelar acara hiburan khusus dengan penambahan waktu diwajibkan mengajukan izin terlebih dahulu. “Penambahan waktu jam tutup untuk izin penampilan khusus sampai jam 04.00 WIB (pagi)” ujarnya. Hingga saat ini berdasarkan informasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata baru 2 rumah hiburan yang mengajukan. Di tahun sebelumnya, sebanyak 26 RHU menambah waktu tutup. Sumarno mengungkapkan, selain soal penambahan jam, sosilisasi juga berkaitan dengan larangan bagi anak usia dini masuk RHU. “Jangan sampai anak dibawah umur dan sekolah diizinkan masuk ke tempat hiburan malam” tambah Kabakesbangpol.  Selain menerjunkan aparatnya untuk memantau sejumlah rumah hiburan, pihaknya juga meminta para pengusaha hiburan ikut melakukan pengawasan. Pengawasan terhadap tempat hiburan malam menjelang tahun baru terbagi dalam tiga tim. Mereka akan beroperasi mulai sore hingga pagi hari.

Sumarno menegaskan, dalam pengawasan terhadap RHU tidak ada prioritas tertentu.”Semua tempat hiburan akan diawasi” katanya. Pasalnya, berdasarkan pengalaman sebelumnya menurutnya rumah makan dan restoran kadang digunakan untuk hal-hal yang tidak pada tempatnya. Jika terdapat pelanggaran, Pemkot Surabaya akan memberikan peringatan keras. Meski tidak bermaksud menutup ruang usaha mereka. Namun, sanksi pencabutan izin akan dikenakan bila mengabaikan aturan. kepala bakesbanglinmas Kota Surabaya ini mengatakan, beberapa persyaratan yang harus dipatuhi oleh pengusaha hiburan yang mengajukan tampilan khusus diantaranya, kapasitas penonton. “jangan sampai kapasitas 1.000 orang mengajukan 2.000 orang, nanti akan menimbulkan dampak yang kurang baik. Atau artis yang diundang tdiak sesuai dengan rencana sehingga muncul complain.” Tegas Sumarno.

Untuk pengajuan izin hiburan khusus, pemkot Surabaya memberi  tenggat waktu hingga 1 hari menjelang Tahun Baru.  Sumarno mengakui, untuk memantau seluruh tempat hiburan yang beroperasi cukup berat. Pasalnya Jumlah rumah hiburan umum di Surabaya  yang berizin mencapai 600-an, sementara yang tidak berizin justru ribuan. (K-4)