Jepang Jadi Tujuan Utama Ekspor Non Migas Jatim

Surabaya (DOC) – Agustus 2017 ekspor non migas Jawa Timur didominasi perhiasan/permata dengan nilai 419,43 juta juta dollar AS atau naik 119,66 persen dibandingkan Juli yang hanya 190,95 juta dollar AS. Kenaikan ekspor perhiasan permata Jawa Timur cukup besar dibandingkan ekspor komoditi lainnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Teguh Pramono di kantornya Jl Kendangsari Industri Surabaya, Jumat (15/9) mengatakan, ekspor perhiasan permata masih menjadi andalan Jawa Timur, karena kualitas cukup bagus, modelnya terbaru dan harganya cukup murah.

Ekspor perhiasan Jawa Timur terbesar adalah kenegara-negara Eropa seperti Swiss dan sekitarnya, Jepang, Amerika Serikat dan Singapura. Komoditi utama ekspor dari kelompok barang perhiasan/permata (HS 71) adalah perhiasan logam mulia lainnya senilai 328 juta dollar AS yang naik 349,02 persen dibanding bulan sebelumnya.

Kemudian ekspor terbesar lainnya adalah tembaga sebesar 151,30 juta dollar AS. Ekspor tembaga Jawa Timur terbanyak ke Jepang, Singapura, Tiongkok, dan Amerika Serikat. Kelompok tembaga (HS 74) komoditi utamanya adalah tembaga dimurnikan untuk katoda dan bagian dari katoda senilai 140,38 juta dollar AS, naik 2,55 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Selanjutnya ekspor kayu dan barang dari kayu sebesar 122,41 juta dollar AS, lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 119,59 juta dollar AS, serta ikan dan udang sebesar 102,46 juta dollar AS. Kelompok ekspor kayu dan barang dari kayu (HS 44) komoditi utamanya adalah Kayu termasuk strip dan frieze dari non konifer lainnya untuk lantai papan senilai 45,34 juta dollar AS atau naik 17,04 persen dibandingkan bulan Juli 2017.

Negara tujuan ekspor produk non migas Jawa Timur bulan Agustus 2017 yang terbesar adalah Jepang, dengan nilai total ekspor mencapai 280,07 juta dollar AS, diikuti Amerika Serikat dengan nilai ekspor sebesar 214,16 juta dollar AS. Berikutnya Singapura dengan nilai ekspor 164,63 juta dollar AS.

Sedangkan untuk negara ASEAN tujuan ekspor komoditi non migas utama Jawa Timur adalah Singapura dengan nilai ekspor mencapai 164,63 juta dollar AS, berikutnya Malaysia dengan nilai 127,22 juta dollar AS, Vietnam 63,42 juta dollar AS, serta Thailand 45,21 juta dollar AS.

Sedangkan total ekspor Jawa Timur pada Agustus 2017 mencapai 1,947 miliar dollar AS atau naik 23,59 persen dibanding ekspor Juli 2017 yang hanya 1,575,miliar dollar AS. Sementara itu secara kumulatif, nilai ekspor Januari sampai Agustus tahun 2017 mencapai 1,.880 miliar dollar AS atau turun 0,04 persen dibanding ekspor periode yang sama tahun 2016 yang mencapai 12,885 miliar dollar AS. (D02)