Jokowi; RUU Pilkada Sunat Hak Politik Rakyat

Tidak ada komentar 196 views

Jakarta,(DOC) – Calon Presiden terpilih Joko Widodo(Jokowi)  merasa bingung atas pertanyaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang meminta dirinya mewakili masyarakat seputar keberlangsungan pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada).

“Kok saya?” ujar Jokowi, bertanya balik kepada para media di Balai Kota, Jakarta, Senin (15/9/2014).

Pria yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ini pun menjawab persepsinya mengenai pilkada tidak langsung yang kini tengah dibahas oleh panja RUU Pilkada di DPR RI. Menurutnya, pilkada tidak langsung justru menyunat hak politik masyarakat.

“Hak politik rakyat jangan dipotong dengan alasan yang anggaran lah, money politic, konflik horizontal. Justru itu yang akan mendewasakan masyarakat. Sekarang masyarakat sudah ngerti betul cara pilih Walikota, Bupati, Gubernur. Jadi jangan sampai kita mundur lagi kebelakang,”paparnya.

Mantan Wali Kota Surakarta ini juga menjelaskan persepsinya, apabila Ia memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan terkait RUU Pilkada. Menurut Jokowi, sebaiknya RUU tersebut ditunda dan eksekutif sebaiknya menarik kembali usulan tersebut.

“Pertama, kalau bisa ditunda. Kedua, Kalau bisa pemerintah tarik saja(usulan),”ujar Jokowi.(tn/r7)