Jokowi Serius Angkat Status Guru Bantu, Pamerkan Perjuangannya

Jakarta,(DOC)Joko Widodo Calon Presiden RI terpilih menjanjikan para guru bantu untuk mendapatkan status Pegawai Negeri Sipil(PNS). Bahkan seusai pelantikan nanti, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, juga bersedia menuntaskan seluruh permasalahan yang dialami oleh para guru bantu.
Jokowi panggilan akrabnya sempat mengungkapkan pula perjuangan dirinya selama 2 tahun terakhir yang telah memperjuangkan nasib para guru bantu dengan menyampaikan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara(PAN).
“Saya sudah sampaikan, sudah ada di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan selalu saya kejar. Dan 5 hari lalu, saya sudah bertemu dengan Menteri PAN dan sudah tidak ada masalah dan meminta bertemu saya lagi, minta 1 surat, dan sudah saya layangkan ke sana suratnya,”kata Jokowi disela acara halal bihalal yang diselenggarakan oleh para guru bantu DKI Jakarta, di GOR Otista, Jakarta Timur, Rabu (3/9/2014).‎

Untuk meyakinkan perjuangannya terhadap nasib para guru bantu, Jokowi juga membacakan salinan surat yang dikirim ke Kementrian PAN agar bersedia mengangkat guru bantu menjadi Calon PNS.
“Nih, kalau ndak percaya. Kepada, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara. Hal, pengangkatan guru bantu. Menindaklanjuti hasil rapat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi dan Kemendikbud dan Pemprov DKI 21 Mei 2014, terkait penyelesaian permasalahan tenaga guru bantu, dengan hormat saya sampaikan hal-hal sebagai berikut. Ini sama saja sudah pengangkatan guru bantu loh,” ucap Jokowi.
Sebagai langkah awal, menurut Jokowi, Pemprov DKI akan menyelesaikan pengangkatan guru bantu yang sudah terdata pada database sebanyak 5.757 orang. Guru bantu yang diangkat menjadi CPNS yang ditempatkan, nantinya di sekolah swasta maupun negeri di DKI Jakarta.

‎”Mengingat adanya kesenjangan kompetensi, maka akan dilakukan peningkatan kompetensi terhadap guru bantu melaluai pelatihan kompetensi,”cetusnya.
Dengan dikirimkannya surat pengangkatan ini, maka lanjut Jokowi, tugasnya sebagai gubernur DKI dalam memperjuangkan guru bantu telah selesai. Sehingga Ia meminta para guru bantu tidak lagi menagih persoalan pengangkat CPNS.

“Dengan adanya surat ini, artinya apa? Semestinya sudah rampung. Jangan ada yang ke saya lagi ya, kan sudah rampung. Apa lagi? Masih belum puas?” tegas Jokowi.

Salah seorang guru spontan berteriak dan meminta kepastian terkait Surat Keputusan (SK) CPNS yang dimaksud. Jokowi pun menjawab. Persoalan tersebut menurut dia bukanlah kewenangannya, maka ia pun meminta agar para guru tidak lagi meragukan dirinya yang telah memperjuangkan nasib guru bantu.

“SK PNS itu bukan urusan saya. Itu ada prosesnya. Mestinya dengan seperti ini sudah selesai. Kalau masih tanya terus, artinya masih aja meragukan saya terus,” jawab Jokowi.

Jokowi optimis, setelah surat kesiapan Pemprov DKI untuk pengangkatan guru bantu kepada Kementerian PAN dan RB dikirim, mestinya persoalan guru bantu di Jakarta telah tuntas. Kendati bila realisasinya tercapai, dirinya memenjamin permasalah tersebut akan beres.

“Kalau, masih belum beres, nantinya kalau saya sudah naik (Presiden), mestinya akan beres. Yakin nggak? Masa nggak yakin sih? Mestinya, sebelum saya meninggalkan DKI sebagai gubernur, mestinya sudah rampung,” ucap Jokowi dengan disambut tepuk tangan.(l6/r7)