Kabar Walikota Mundur Simpang Siur

Tidak ada komentar 179 views

Surabaya,(DOC) – Ketua DPRD Kota Surabaya M. Machmud membantah adanya kabar jika Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mundur dari jabatannya sejak Jumat (24/1/2014).
“Saya tidak yakin jika bu Risma mundur,” kata M. Machmud, Selasa(28/1/2014) lusa kemarin.
Informasi yang berkembang memang menyebutkan bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mundur dari jabatannya setelah Wisnu Sakti Buana dilantik menjadi Wakil Wali Kota Surabaya Gubernur Jatim di gedung DPRD Surabaya, pada Jumat (24/1/2014) minggu lalu.
Kabarnya Wali Kota Surabaya sempat mengirim surat resmi pengunduran diri kepada Presiden RI. Alasannya karena prosedur pelantikan Wakil Wali Kota Surabaya dinilai tidak sesuai prosedur semestinya. Selain hubungan yang tidak harmonis antara Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana sejak peristiwa pemakzulan Wali Kota Surabaya beberapa tahun lalu yang dilakukan Wisnu.
Alasan lain Walikota mundur yaitu, diperiksanya Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Binamarga dan Pematusan Erna Purnawati oleh Kejaksaan Negeri Surabaya karena tersangkut masalah pembebasan lahan Jalan MERR.
Namun demikian, Machmud sebagai salah satu orang yang dekat dengan wali kota mengerti kondisi dan perasaan yang dialami wali kota saat ini. “Saya bisa memahami bu Risma saat ini,” katanya.
Dengan suasana yang ada di Pemkot Surabaya saat ini, Machmud menyakini bahwa kabar itu tidak benar. “Saya tahu bu Risma bukan tipe yang cepat menyerah. Kalau bu Risma mundur, maka kota dan rakyat ini akan rusak. Saya yakin dia tidak tega meninggalkan itu semua,” katanya.
Saat ditanya apakah Machmud pernah menghubungi wali kota sejak dikabarkan sakit sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan Wawali Surabaya, Machmud hanya tersenyum menahan diri. “Kondisinya sakit atau tidak, saya tidak ngerti,” katanya.
Sementara itu secara terpisah, Wawali Surabaya Wisnu Sakti Buana mengatakan pihaknya hingga saat ini belum mengetahui jika wali kota mengundurkan diri. “Saya tidak tau itu,” kata Wisnu.
Bahkan Wisnu sendiri yang berniat mengunjungi Wali Kota Surabaya, Selasa(28/1/2014) lusa kemarin, juga belum berhasil menemuinya.(r3/r7)