Kader Gerindra Bukan Politisi Tapi Pejuang Politik

Jakarta, (DOC) – Dihadapan sekitar 2000 caleg DPR RI, DPRD Prov dan DPRD kabupaten/ kota di daerah pemilihan Provinsi Jawa Tengah, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto menekankan akan sikap mental kadernya.
“Kalian bukanlah politisi, tapi Kader Partai Gerindra adalah pejuang politik. Seorang prajurit dan pejuang demi rakyat, bangsa dan negara melalui bidang politik,” kata Prabowo dalam keterangan pers kepada wartawan, Senin, (11/11/2013).
Dia juga menekankan kepada seluruh kader bahwa Partai Gerindra adalah satu-satunya partai yang memiliki program tertulis hitam di atas putih menawarkannya kepada rakyat, 6 program transformasi bangsa Partai Gerindra. Salah satu highlight dalam program itu yang ia sangat harapkan dari kader-kadernya adalah Program alokasi dana langsung APBN ke desa, minimal 1 milyar 1 desa tiap tahun.
“Ini minimal lho, bisa lebih tentunya, kalau katakan saja tiap desa di indonesia menerima 1 milyar tiap tahun dan seluruh indonesia ada 80.000 desa maka yang dibutuhkan adalah hanya 80 triliun rupiah” imbuhnya.
Padahal, sesuai dengan pemaparan Capres P. Gerindra ini menjelaskan bahwa selama ini Bangsa Indonesia kehilangan potensi sumber daya uang sebesar 1000 triliun rupiah yang terdiri dari potensi pajak 360 triliun, efisiensi anggaran APBN sekitar 25 % atau setara dg 500 triliun dan subsidi energi sebesar 300 triliun. “Jadi kalau ditotal sekitar 1.116 triliun rupiah kita hilang tiap tahun, kita punya kok uangnya. Ini adalah masalah managemen saja kok menurut saya” cetusnya.”Apa yang tidak bisa kita bikin jika kita punya uang sebesar itu, mau apa saja jg bisa”seru Prabowo.
Untuk diketahui, Prabowo berada di Semarang dalam berbagai rangkaian acara daerah, sehari sebelumnya Prabowo juga memberikan pembekalan yang sama di hadapan 1000 orang caleg-caleg Partai Gerindra se Provinsi DIY dan juga pengurus struktur Partai. Selanjutnya pada hari sabtu (10/11/2013) keesokan harinya Prabowo juga diundang oleh KADIN provinsi Jawa Tengah untuk memberikan orasi dan paparannya dalam kaitannya sebagai Ketua Umum HKTI dalam kesempatan bisnis sharing dengan tema “pemberdayaan ekonomi kerakyatan”. (co/r4)