Kakek Juan Buruh Tani Yang Berhasil Berangkat Ibadah Haji

foto : kakek Juan

Probolinggo,(DOC) – Seorang kakek berusia 75 tahun yang bekerja sebagai buruh tani asal Probolinggo, tak pernah membayangkan dirinya bisa pergi ke Baitullah.

Kakek Juan nama panggilannya, selalu sadar bahwa uang hasilnya bekerja tak akan pernah cukup membiayai angan-angannya untuk berangkat naik haji.

Namun panggilan illahi memang tak bisa dinalar secara logika, karena impian Kakek Juan itu, akhirnya terkabul, setelah seorang keponakannya mengajak daftar ibadah haji.

Ongkos ibadah haji kakek Juan ditanggungnya sendiri dan dibantu oleh keponakannya yang patungan bersama  saudara-saudaranya.

Awalnya kakek Juan mendaftar disalah satu KBIH kabupaten Probolinggo dengan menaruh uang Rp. 3 juta. Kemudian uang sisa pelunasannya dikumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil mengusus sawah milik tetangga kakek Juan ditambah hasil kerja serabutan sebagai tukang potong kayu dan membersihkan kebun.

Sambil mengumpulkan uang untuk ongkos naik haji, kakek Juan juga sempat membangun musholla di kampung halamannya. Tenaga dan upah dari hasil buruh tani kakek Juan sisihkan selama 4 tahun untuk mendirikan tempat ibadah tersebut.

“Keinginan yang besar untuk pergi ke tanah suci membuat saya semangat bekerja dan selalu sehat,” ungkap Kakek Juan dengan lancar menjawab pertanyaan beberapa awak media yang menemuinya di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Jumat(27/7/2018).

Kakek Juan yang kondisi fisiknya terlihat sehat, tercatat sebagai Calon Jemaah Haji Kloter 28 embarkasi Surabaya yang dijadwalkan terbang ke tanah suci Jumat(27/7/2018) malam ini.(hadi/r7)