Ke Mendagri Lagi, Tanya Soal Imbas Kenaikan Harga BBM

Surabaya,(DOC) – Antisipasi inflasi sebagai dampak rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM, DPRD Surabaya melakukan konsultasi ke Kementrian Dalam Negeri(Kemendagri). Pasalnya menurut Ketua DPRD Surabaya, Armuji, Rabu (1/10/2014) jika harga BBM naik dipastikan diikuti melonjaknya harga pada semua kebutuhan dan diperkirakan akan mempengaruhi APBD Surabaya 2015. “Kenaikan harga, imbasnya pada APBD, terutama pelaksanaan proyek yang terkena inflasi kenaikan BBM,” tuturnya
Untuk itu, menurut Anggota Fraksi PDIP ini, kegiatan kunker para anggota dewan tersebut dinilai urgen. “Jika ada kenaikan otomatis akan menghambat proyek yang akan dijalankan,” terangnya.
Anggota DPRD yang telah menjabat selama empat periode ini menegaskan, sebagai partai pemerintah, pihaknya berupaya mengantisipasi kemandekan program pembangunan di Surabaya. “Program pembangunan yang direncanakan Walikota harus kita selamatkan, jangan sampai gak berjalan,” tegas Armuji.
Ia mengungkapkan pengalamannya pada periode sebelumnya, akibat kenaikan harga BBM yang tak diantisipasi pada APBD, banyak proyek yang mangkrak. “Dulu saya pernah diwaduli, banyak kontraktor yang tak terbayar padahal sudah mengeluarkan banyak dana,” katanya.
Armuji menegaskan, daripada persoalan mandeknya proyek pembangunan sebelumnya terulang kembali, pihaknya berupaya mengantsipasinya. “Daripada seperti itu, lebih baik merubah di depan (APBD).
Selain kunjungan kerja ke Kemendagri menyangkut perubahan APBD 2015, sebagian anggota DPRD juga melakukan studi banding ke Pemerintah Daerah Bekasi. Kunjungan kerja para anggota dewan tersebut dilakukan oleh pansus tata tertib(Tatib). Tujuannnya, untuk menggali informasi penguatan kelembagaan dewan.(k4/r7)