Keasyikan Selfie, Remaja ini Celaka

Tidak ada komentar 78 views

Surabaya, (DOC) – Berawal dari berfoto selfie ria, tujuh pelajar SMP mennghadapi celaka di Danau Angsa, Villa Bukit Regency, Pakuwon, Surabaya, Senin (12/3) petang. Satu di antara remaja tanggung itu pun nyawanya tidak tertolong setelah dibantu petugas keamanan.

Seorang siswa SMP Gema 45 bernama Tommy Oktavian, 15, warga Pakis Tirtoasri 10B, tak lagi bernyawa setelah dievakuasi dari dasar Danau Angsa, Villa Bukit Regency, Pakuwon, Surabaya. Korban tewas karena tenggelam sesaat setelah berusaha mengambil ponsel kawannya yang tercebur di danau. 

Kapolsek Lakarsantri Kompol Dwi Heri Sukiswanto membenarkan insiden tersebut. Dia mengungkapkan, kejadian bermula saat 7 orang remaja ini berjanjian dan mendatangi lokasi.

Mereka adalah korban (Tommy Oktavian), Maulana Lutfi, 16, warga Kembang Kuning Kramat 1 no. 16; Arian Yosiamalo, asal Pakis Gunung gg 133 kec Sawahan; Zakaria Rifki Ramansa, 15, warga Duku Kawal gang 4; Wahyu Saputra, 15, warga Pakis Tirtosari 10B; Gilang Andrian Ramadhan, 15, warga Giri Laya, dan Aldi, 16, warga Dukuh Kawal.  

Mereka datang ke lokasi kejadian pada pukul 16.00 WIB. “Awalnya mereka hanya ingin bermain dan foto selfi di sekitar danau,” ujar Dwi saat ditemui usai kejadian Senin (12/3) malam. 

Nah, berselang sekitar sejam kemudian, tiba-tiba ponsel Arian tercebur ke danau. Seketika itu, Arian berusaha mencari dengan memasukan tangannya kedalam kolam namun terpeleset dan tercebur kolam.

Lantaran tak bisa berenang, ia meminta tolong dengan mengangkat tangannya. Saat itu Maulana Lutfi berusaha menolong dengan menarik tangan, tetapi gagal. Dia justru ikut tercebur ke dalam kolam.

Melihat kedua temannya tercebur ke dalam kolam, korban berusaha menolong dan langsung masuk kedalam kolam sambil berusaha menarik tangan teman-temannya. Gagal menemukan ponsel milik Arian, ketiga remaja ini justru terjebak di danau yang cukup dalam dan berlumpur.

Selanjutnya, Zakaria dan Wahyu turut masuk ke kolam untuk menyelamatkan temannya kembali ke pinggir danau. Namun hanya Arian yang bisa diangkat ke atas.

Selang beberapa jam, empat anak yang berada di kolam tak jua menemukan ponsel milik Arian. Dua teman yang masih di atas Aldi, dan Gilang pun akhirnya meminta bantuan sekuriti perumahan Villa Bukit Regency. Maulana Lutfi, Wahyu, dan Maulana akhirnya berhasil diangkat naik ke pinggir danau. 

Namun, Tommy belum terlihat muncul ke permukaan. Sekuriti yang saat itu ikut membantu, berupaya mencari Tommy. Sekitar pukul 18.20 korban berhasil. ditemukan. Tapi nahas, saat diangkat ke pinggir danau, korban sudah tidak bernafas. 

“Korban yang lainnya sudah dapat tertolong. Mereka baik-baik saja dan telah kami mintai keterangan di kantor Polsek Lakarsantri,” kata Dwi. 

Menurut petugas sekuriti yang enggan disebut namanya mengungkapkan, Danau angsa yang menjadi lokasi kecelakaan itu mempunyai kedalaman sekira 4 meter. Namun dasar danaunya berupa tanah berlumpur sehingga seringkali membuat kesulitan untuk berenang. “Mungkin korban terjebak di lumpur saat mencoba menyelam,”ujarnya.

Sementara itu, salah seorang anggota keluarga korban, Filmon mengatakan pihaknya sudah mengikhlaskan insiden tersebut. Dia menyatakan peristiwa itu sebagai murni kecelakaan. 

“Kami ikhlas. Ini kecelakaan,” singkatnya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (12/3) malam. (Nps)