Kebahagiaan Kunci Kesuksesan

 Rubrik Penulis

Surabaya,(DOC) – Kalimat diatas serasa sangat janggal, karena biasanya yang dipercaya banyak orang adalah sukses dahulu baru bahagia. Nah kalau term yang dilakukan seperti itu, maka tidak ada anak yang dianggap sukses, karena kesuksesan adalah kemampuan untuk melayani diri sendiri dan kemampuan berbagi kepada orang lain, kemampuan berbagi dan kemampuan melayani diri sendiri itulah yang kemudian menimbulkan perasaan bahagia. Perasaan bahagia atau “ happiness “ selalu berkaitan dengan “ possitive feeling ‘. Perasaan positif inilah yang diharapkan bisa membangun sebuah sikap percaya diri untuk melakukan segala sesuatu yang berhubungan dengan makna sukses. Dalam banyak studi psikologi, jiwa yang dipenuhi dengan perasaan positif terbukti akan memiliki sikap yang lebih kreatif, lebih lebih produktif, memiliki ketangguhan mental, sikap yang selalu optimis dan percaya diri terhadap pilihan yang sudah ditentukan.

Apa yang mempengaruhi sehingga terbentuk perasaan positif ? Yodhia seorang konsultan managemen pengembangan sumber daya manusia, menyebutkan dalam ulasannya “ the science of happines “. Ada 10 dimensi utama yang bersifat ampuh dalam menumbuhkan “ possitive feeling and attitude “. Kesepuluh dimensi utama tersebut bila dirangkum akan tergambarkan sebagaimana berikut :

  1. Joy

Joy adalah keriangan dan kegembiraan hidup. Kita menemukan joy saat berhasil menyelesaikan sesuatu dengan hasil memuaskan , misalkan uapaya keras kita menghasilkan lulus ujian dengan predikat yang memuaskan, promosi karir, atau saat bertemu dengan teman lama dalam sebuah kegiatan pesta reuni, dan lain lain. Joy adalah kepingan aktifitas yang bisa membuat perasaan hati kita menjadi sumringah

  1. Gratitude

Gratitude adalah perasaan syukur yang terus mengalir kepada Sang Pencipta. Perasaan itu tumbuh dengan penuh kepasrahan dan berterima kasih tiada terhingga. Perasaan syukur terhadap apapun yang sudah kita dapatkan dan kita yakini sebagai hadiah terbaik dari Sang Pencipta, misalnya : rasa syukur atas anugrah hidup yang bisa kita nikmati setelah kita bangun dari tidur, rumah yang kita tinggali, keluarga yang kita miliki, rezeki yang kita dapatkan atau karunia ilmu yang kita dapatkan setelah kita membaca buku, dan lain lain. Banyak studi yang mengatakan bahwa derajat kebahagiaan dan produktifitas kerja berbanding lurus dengan frekwensi rasa syukur yang kita lakukan.

  1. Serenity

Serenity adalah sejenis perasaan teduh dan damai yang bersemayam didalam hati. Perasaan seperti bisa digambarkan seperti damai melihat aliran sungai dihamparan sawah dan pegunungan, merasakan damai idkeheningan malam ketika melaksanaan sholat tahajud, merasakan damai ketika melakukan ibadah. Serenity adalah momen – momen dimana perasaan kita bisa menjadi lebih damai teduh ketika berada dalam sebuah aktifitas.

  1. Interest

Interest itu berkaitan dengan minat dan ketertarikan kita melakukan sebuah pekerjaan. Orang sering menyebutnya dengan hobi. Semakin tinggi kesempatan seseorang bisa menjadikan pekerjaanya sebagi penyaluran minat atau hobi, maka akan semakin tinggi kesempatan meningkatkan kualitas pekerjaan. Sehingga bagaimana dalam setiap pekerjaan dan aktifitas yang kita lakukan, kita memaknai semuanya sebagai sebuah penyaluran hobi kita. Do what you love, Love what you do

  1. Hope

Hope lebih banyak berkaitan dengan harapan. Harapan bahwa hidup kita akan lebih baik, misalnya bahwa karir kita akan lebih baik dibanding sekarang, cita – cita kita pasti akan bisa kita wujudkan , harapan bahwa anak – anak kita kelak akan menjadi anak – anak yang sesuai dengan yang kita harapkan atau harapan bahwa segenap impianmu akan menjadi kenyataan. Harapan ini adalah sekeping asah yang akan menjadi api yang selalu membakar semangat kita untuk lebih baik lagi.

  1. Pride

Pride adalah sebuah perasaan bangga atas apa yang pernah kita capai dalam hidup. Setiap manusia pasti mempunyai cerita akan sesuatu yang layak dibanggakkan. Perasaan bangga akan sesuatu yang pernah kita lakukan adalah bagian dari pemantik hidup agar kita mempunyai semangat untuk meraih kembali kebanggan yang pernah kita miliki. Perasaan bangga seperti bahwa kita bisa bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan, kita pernah meraih kesuksesan. Pride akan menjadikan kita mempunyai self esteem yang kokoh, membuat ketangguhan mental dan martabat diri bergerak terus untuk naik.

  1. Amusement

Amusement ini berkaitan dengan canda tawa, seberapa banyak kita bisa tersenyum dan tertawa ketika menghadapi berbagai persoalan hidup. Kita bisa tertawa karena banyak hal, diantaranya teman kita yang jenaka dan suka bergurau, melihat tayangan video lucu atau membaca sebuah artikel yang lucu dan menggelitik. Tertawa itu sehat. Nah dalam kaitan mengahadapi berbagai ragam kehidupan disekitar kita seberapa mampu kita menyikapinya dengan tenang dan tersenyum .

  1. Inspiration

Inspirasi berkaitan dengan seberapa sering kita mampu melihat apa yang terjadi disekitar kita menjadi pemicu lahirnya gagasan baru. Gagasan – gagasan baru itu diharapkan akan menjadi pemantik lahirnya sikap dan aktifitas baru yang lebih bermanfaat. Misalkan ketika kita mengenang jasa para pahlawan dan guru kita yang berkaitan dengan kita, lalu muncul gagasan baru bagaimana aktifitas kita bisa menghimpun dana untuk diberikan kepada guru kita atas jasanya berbagi ilmu kepada kita. Lalu muncul pemberian penghargaan kepada oarang – orang yang dianggap berjasa bagi orang lain. Atau suatu saat kita pernah membaca tulisan seseorang lalu muncul gagasan kita untuk mempertajam tulisan itu sesuai dengan keahlian yang kita miliki.

  1. Awesomeness

Awesomeness ini berkaitan kita dengan kekaguman dan ketakjuban kita terhadap sesuatu. Misalnya rasa takjub kita ketika melihat kebesaran Sang Ilahi ketika melihat hamparan gunung yang indah dengan untaian pohon – pohon dan kicau burung yang menentramkan. Hal – hal yang membuat ketakjuban tidak selalu harus berkaitan dengan sesuatu yang besar, tapi pada hal- hal yang kelihatannya sederhana bisa juga dilakukan, misalnya melihat kerapian sandal di masjid pada saat orang menunaikan sholat, atau kegigihan seorang kakak yang membantu adiknya, dan lain lain. Nah kemampuan membangun ketakjuban kepada segala sesuatu yang kita anggap sebagai sebuah kebaikan merupakan hal penting dalam mewujudkan kebahagiaan.

  1. Love

Dimensi ini berkaitan dengan cinta dan kasih sayang. Seberapa mampu kita membangun kasih sayang , rasa salaing menghargai dan membutuhkan kepada orang lain. Dimensi ini berkaitan dengan kemapuaan kitaa membangun perasaan bahwa kita sejatinya tidak sempurna, dan kesempurnaan itu bisa kita dapatkan bila kita bisa saling melengkapi kekuarangan dengan kelebihan kita masing – masing. Misalnya rasa cinta dengan pasangan hidup, rasa cinta terhadap anak – anak kita, rasa cinta terhadap murid – murid kita. Semakin banyak kita bisa memupuk rasa cinta itu agar terus mengalir dalam diri, maka rasa cinta itu akan terus mengalir untuk dibagi. Sehingga kemampuan berbagi dilandasi dengan perasaan cinta dan kasih sayang, akan selalu membangkitkan semangat dan menerangi jiwa dan sekujur raga kita.

Author M. Isa Ansori Dosen Pengajar Psikologi Komunikasi di STT Malang & Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur

Nah dalam dimensi kehidupan kebahagiaan akan menjadi pemantik positif munculnya kesuksesan seseorang, lalu kita mau menunggu apalagi dalam meraih kesuksesan, bahagiakan diri anda……semoga bermanfaat !!!.