Kejutan World Cup Russia: Jerman Kandas, Argentina Lolos Dramatis

 

Kazan, (DOC) – Piala Dunia Russia 2018 belum berhenti memberikan kejutan kepada jutaan pasang mata di dunia. Betapa tidak, ada kenyataan yang di satu sisi menyesakkan bagi sebagian pendukung. Di sisi lain ada keseruan dan optimisme dari pihak lainnya.

Kejutan terbaru, begitu menyesakkan bagi pendukung juara bertahan Der Panzer. Jerman mengubah mimpi buruk menjadi kenyataan di pertandingan hidup dan mati mereka di Piala Dunia 2018.

Bertanding melawan Korea Selatan di Kazan Arena pada Rabu (27/6/2018), Jerman menuai kekalahan dengan skor 0-2. Kedua gol lahir di injury time. Yang pertama, di menit 90+1 oleh Young-Gwon Kim. Yang kedua, di menit 90+6 oleh Son Heung Min.

Perlu diingat, Jerman ini yang telah memenangi Piala Dunia 2014, yang sebelum gelaran di Brasil itu, sudah tiga kali mengangkat trofi Piala Dunia.
Kekalahan ini benar-benar mematikan langkah Jerman di Rusia. Akibat dua kekalahan dan satu kemenangan di tiga pertandingan babak Grup F, Jerman terpuruk di dasar klasemen. Di atasnya, ada Korea Selatan yang unggul selisih gol.

Dua penghuni Grup F yang lolos ke babak 16 besar adalah Swedia dan Meksiko. Berkat kemenangan 3-0 atas Meksiko, Swedia berhasil menggusur lawannya itu dari puncak klasemen.

Cerita lain datang dari negara legenda Maradona. Bermain dengan compang-camping disertai sejumlah persekusi di sejumlah media dan pemberitaan, Argentina justru lolos dari lubang jarum.

Perjalanan Argentina di Piala Dunia 2018 berjalan dramatis. Laga melawan Nigeria, pada Rabu (27/6/2018) di Saint Petersburg Stadium, berakhir dengan kemenangan 2-1 berkat gol Lionel Messi pada menit 14 dan Marcos Rojo pada menit 87.

Argentina kembali membuat perubahan dalam skema permainan mereka. Kali ini, Jorge Sampaoli menerapkan formasi 4-4-2 berlian dengan memasang Messi dan Gonzalo Higuain sebagai duet penyerang. Sementara untuk lini tengah, duet Ever Banega dan Javier Mascherano menjadi pilihannya.

Di kubu lawan, pelatih Gernot Rohr menunjukkan bahwa Nigeria tak gentar dengan memasang formasi 3-5-2. Penyerang andalan mereka, Ahmed Musa, masih jadi pilihan di depan bersama Kelechi Iheanacho.

Laga hidup mati yang berat bagi kubu Argentina ternyata berhasil ditunaikan dengan baik oleh Lionel Messi dkk. Padahal sebelumnya harus menderita satu imbang dan satu kali kalah telak dari Kroasia. Begitulah sepak bola, nasib bisa bergulir tak terhingga seperti bangun ruang bola. (Ps)