Kenakalan Anak Terus Meningkat

Tidak ada komentar 189 views

Aris Merdeka Sirait

Jakarta, (DOC) –  Jumlah anak yang berhadapan dengan hukum bahkan berstatus terpidana jumlahnya terus meningkat. Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencatat hingga saat ini sebanyak 8.000 anak berstatus terpidana.

Ketua Komnas PA Aris Merdeka Sirait menjelaskan, kasus hukum yang melibatkan anak harus menjadi perhatian serius dari pemerintah. “Ada 7.600 anak terpaksa berhadapan dengan  hukum artinya proses hukumnya sudah terpidana. Ini menjadi keprihatinan kita. Fenomena anak berhadapan  dengan  hukum harus menjadi  perhatian kita. Ini ada setiap hari terjadi,” kata Aris Merdeka Sirait , Senin (22/10/2012).

Pada umumnya tindakan kriminal yang dilakukan anak seperti pencurian, narkotika baik sebagai pengguna atau pengedar, pelecehan seksual dan bullying. Pihak Komnas PA sendiri saat ini tengah disibukan dengan kenakalan remaja yaitu tawuran pelajar yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Dia setuju apabila anak melakukan tindakan kriminal harus diproses secara hukum namun pendekatannya harus persuasif dan pembinaan bukan hukuman yang disamaratakan  seperti  terpidana orang dewasa.

“Proses hukum terhadap terpindana anak bukan untuk belajar kriminal namun pendekatan persuasif,” kata Sirait.

Komnas PA mendorong pemerintah  untuk memberikan perlindungan kepada terpidana anak seperti menyediakan LP khusus anak yang ramah serta menyiapkan  rumah sosial. Orang tua, ujar Aris, juga memberikan andil besar bagi tumbuh kembang anak. Perlindungan anak harus meliputi empat pilar yakni orang tua, masyarakat, pemerintah dan negara.

“Saya sering katakan kalau anak nakal, jangan-jangan orang tua juga nakal. Oleh sebab itu, orang tua harus memberikan contoh,” jelasnya.” (kbr/K-4/R4)