Kepala Sekolah Harus Hati-hati Menyusun RKAS

 Kesra


Surabaya (DOC)-Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berupaya melakukan tindakan preventif atau pencegahan terhadap kasus pungli di sekolah. Salah satunya, penyusunan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) yang harus melibatkan komite sekolah dan wali murid.

Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf sebagai ketua tim saber pungli Pemprov Jatim mengatakan, kepala sekolah harus inovasi kreatif terutama dalam mengelola anggaran. Yang bersumber dari SPP, Dana BOS dan sumbangan dari sekolah. “Kepala sekolah menyadari ada hal yang memang diperbolehkan, dan ada yang tidak,” ujar wagub yang akrab disapa Gus Ini, Jumat (11/8/2017).

Orang nomor dua di lingkungan Pemprov Jatim ini pun menyadari, sekolah perlu biaya yang tak kecil dalam mengembangkan sekolah. Serta untuk meningkatkan kualitasnya. Namun, perlu diperhatikan juga aturan dan ketentuan harus diikuti. “Saya bersyukur masa transisi (pengelolaan) bisa dilewati dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dindik Jatim Saiful Rahman mengingatkan, kepala sekolah harus lebih berhati-hati sekarang. Peralihan dari kabupaten ke pemprov, semuanya menyoroti SMA/SMK. Setiap tindakan selalu menjadi kritik dan pengawasan banyak kalangan.

“Kami memberikan bimbingan untuk menyusun RKAS. Supaya mereka terlepas dari saber pungli,” kata Saiful Rahman. (bah)