Ketua Fraksi PDS di Deadline Seminggu Bahas Perpecahan

Surabaya,(DOC) – Perseteruan di internal DPC Partai Damai Sejahtera(PDS) Surabaya semakin meruncing, pasca dilantiknya Toni Tamatompol Ketua DPC PDS Surabaya menggantikan (alm) Immanuel F Lumiondong.
Usai pelantikan Selasa(19/11/2013), Toni Tamatompol langsung men-deadline Ketua Fraksi Damai Sejahtera , Simon Lekatumpessy dalam seminggu ini, agar segera membahas perseteruan dinternal DPC PDS yang sudah mengarah pada perpecahan.
“Ya saya minta Pak Simon dan anggota Fraksi lainnya bisa berbesar hati untuk duduk bersama membahas masalah itu,” kata Toni, saat menggelar jumpa pers untuk meminta mobil dinas di ruang fraksi PDS DPRD Surabaya.
Soal gugatan yang tengah di layangkan oleh kader dan PAC Rungkut atas pelantikan dirinya sebagai anggota DPRD Surabaya, Toni Tamatompol hanya menyatakan, hal itu akan diselesaikan secepatnya pula. “Ya tunggu saja soal surat dari DPC PDS yang akan keluar dalam seminggu ini. Pasti semuanya akan beres,” jelasnya.
Namun sayangnya, Ia enggan menjelaskan isi surat DPC PDS tersebut. Entah urusan perombakan struktur Fraksi atau soal pengajuan PAW anggota Fraksi PDS, Rio Pattiselano, yang sudah loncat ke Partai Gerindra.
Saat diklarifikasi, Tony hanya menegaskan, bahwa dengan keluarnya surat DPC tersebut, semua urusan di internal PDS akan terselesaikan. “ Tunggu keluarnya surat DPC PDS, dalam waktu seminggu ini lah,” tegas Toni.
Informasi yang berkembang, sebenarnya pelantikan Toni Tamatompol Ketua DPC PDS Surabaya sebagai anggota DPRD Surabaya ini sudah tertunda selama setahun, karena (alm) Immanuel F Lumoindong, masih belum bersedia di PAW.
Sebelumnya, antara Tony dengan Almarhum, telah menjalin kesepakatan untuk sama – sama merasakan duduk di lembaga dewan dengan membagi 5 tahun masa jabatannya. Kala itu, yang menjabat pertama 2,5 tahun adalah (alm) Immanuel F Lumoindong dan 2,5 tahun berikutnya akan di gantikan oleh Toni Tamatompol. Namun sayangnya kesepakatan tersebut di langgar hingga Almarhum meninggal dunia beberapa bulan lalu.
Orang dekat Toni Tamatompol yang tidak mau namanya disebut menyatakan, kala itu, saat Toni menagih janji PAW sisa masa jabatan 2,5 tahun, Ketua Fraksi Damai Sejahtera Simon Lekatumpessy tidak memprosesnya, sehingga beberapa PAC PDS Surabaya menggelar aksi untuk memprotes sikap Fraksi PDS. “Makanya Toni Tamatompol merasa sakit hati, berencana merombak Fraksi. Dia juga ingin menggeser Simon dan Rio, dengan menjabat sebagai Ketua Fraksi sekaligus menempati komisi B DPRD Surabaya,” jelas sumber tersebut.
Terpisah, Simon Lekatumpessy Ketua Fraksi PDS yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, saat di hubungi by phone nampaknya enggan mengomentari soal sikap Ketua DPC PDS Surabaya, yang sempat menjadi anggota Partai Hanura Surabaya. Simon hanya menyatakan, gugatan ke PTUN atas pelantikan Toni Tamatompol, yang sudah dilayangkan sejak tanggal 15 November 2013 lalu, kini sudah dalam masa proses. “Biarkan pihak peradilan yang menetukan, saya sudah tidak komentar lagi. Paling seminggu ini sidang gugatan Toni akan digelar,” cetus Simon.(r7)