Komisi A Setuju Usulan Denda Retribusi IMB

Tidak ada komentar 226 views

Surabaya, (DOC) – Komisi A menegaskan setuju dengan usulan Pemkot Surabaya untuk menerapkan sangsi denda kepada pihak yang menunggak pembayaran retribusi Izin Mendirikan Bangunana (IMB).
Berdasarkan UU Retribusi dan Pajak Daerah, tunggakan IMB bisa dikenakan denda sebesar 2,5 persen setiap bulan keterlambatan. “Usulan denda ini belum ada di perda retribusi IMB, maka dengan niat untuk menertibkan dan pendisiplikan pemilikan IMB denda ini akan dimasukkan Perda,” terang wakil ketua Komisi A, Alfan Khusaeri, Senin (24/6/2013).
Menurut Alfan, klausul denda IMB ini diusulkan Pemkot akibat masih banyaknya pihak yang telah mendapatkan IMB namun belum melunasi pembayaran retribusi. Untuk menertibkan hal ini, lanjut Alfan, Pemkot mengajukan revisi Perda retribusi IMB denga memasukkan klausul denda di dalamnya.
Mengenai besaran denda sebanyak 2,5 persen, menurut Alfan adalah nilai yang sangat kecil jika dibanding retribusi wajib bayarnya. Namun jika tunggakan ini dibiarkan Alfan mengakui besarnya bakal cukup mengganggu pihak wajib retribusi.
“Jadi dengan adanya denda ini intinya agar wajib retribusi segera membayar , kalau tidak segera membayar, besaran denda akan cukup merepotkan. Itulah intinya denda,” terang alumus ITS ini.
Namun Alfan juga mengakui efektifitas denda tidak banyak berpenagruh dengan kemudahan pengurusan IMB. “ha itu memang tidak ada urgennya dengan kemudahan pengurusan IMB. Untuk kemudahan pengurusan ini kami akan mengajukan inisiatif Perda tersendiri,” terang Alfan menutup. (k7/r4)