Komisi A Sidak Vidoetron Di Bundaran Waru Diduga Tak Berizin

foto : Komisi A sidak videotron di bundaran Waru

Surabaya,(DOC) – Setelah melakukan Inspeski mendadak (Sidak) reklame di wilayah Surabaya Barat tepatnya di bundaran Pakuwon Trade Center (PTC), kali ini sejumlah anggota Komisi A DPRD kota Surabaya bertolak melakukan Sidak ke bundaran Waru Surabaya.

Dalam kesempatan itu, para wakil rakyat ini, langsung melihat kondisi papan reklame jenis videotron yang sudah beroperasi dan dikabarkan tanpa mengantongi ijin.

Anggota Komisi A dari fraksi Golkar, Pertiwi Ayu Khrisna menjelaskan, agar tindakan anggota dewan ini menjadi perhatian perusahaan pemilik papan reklame dan pihak-pihak yang terkait.

“Nggak ada ijinnya tapi sudah terpasang, katanya masih diurus, tapi kok sudah dioperasikan, makanya kami datang untuk melihat langsung ke lokasi,” ucapnya kepada media ini. Senin (30/10/2017)

Politisi perempuan yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD kota Surabaya ini, meminta kepada semua pihak untuk mentaati aturan yang telah diatur.

“Sebaiknya diselesaikan dulu proses perijinannya, jangan main pasang saja apalagi ukurannya sangat besar dan mencolok, karena kalau terpasang sebelum ijinnya keluar kan nggak bisa bayar pajak, ini merugikan pemerintah,” tandasnya.

Sementara terpisah, pihak Pemkot Surabaya nampaknya mengelak pelanggaran pengoperasian papan reklame jenis videotron di bundaran Waru yang tak berizin.

“Kalau videotron PTC kewenangan Dispenda karena kecil-kecil ukurannya hanya 1×3 meter dan dari kita ijinnya sudah ada untuk videotron bundaran Waru. Sudah lengkap.”terang Kasi Pengendalian Bangunan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang, Dedy Purwito.

Ia menambahkan, yang menjadi masalah dulu adalah jenis izin-nya yang diajukan awal billboard, kini berubah menjadi videotron.

“Cuma tulisan yang dibawahnya saja yang tidak ada, yang ada tulisannya Suryanation ituloh yang ngak ada. Ijinnya sudah kita keluarkan sekitar bulan Agustus, kalau tanggalnya saya lupa. Pengajuannya dulu bilboard, terus batal ganti videotron dan ijinya kita keluarkan Agustus,” pungkasnya.(ro/r7)