Komisi Yang Diincar M Syaifi, Penuh

Tidak ada komentar 67 views

Surabaya, (DOC) – Harapan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) supaya M. Syaifi ditempatkan di Komisi C (Pembangunan) sepertinya sulit terwujud. Hal itu setelah komisi yang ingin dituju ternyata sudah terisi penuh yaitu 12 orang.
Ditemui di ruanganya, Ketua DPRD Mochammad Machmud menyatakan, saat ini komisi yang masih kekurangan anggota hanya terdapat pada Komisi B (perekonomian) serta Komisi D yang membidangi masalah kesra dan pendidikan.
“Kalau melihat jumlah anggota legislatif yang ada pada masing-masing Komisi, kemungkinan besar akan di taruh pada B atau D. Sebab di Komisi A juga tidak mungkin,” terang Mochammad Machmud.
Machmud menegaskan, terkait penempatan anggota legislartaif sebenarnya tidak ada aturan baku yang dipergunakan. Karena yang utama adalah wakil rakyat yang duduk di gedung legislatif jumlahnya tidak boleh melebihi 50 kursi.
“Surat dari PKB memang meminta agar di taruh di Komisi C. Tapi itu telah dikembalikan untuk direvisi,” ungkapnya.
Disinggung apakah penempatan M. Di luar Komisi A dan B merupakan antisipasi jika salah satu anggota FPKB yang ada di Komisi B (Mazlan Mnsyur) serta Komisi D (Masduki Toha) ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya, menggantikan posisi Musyafak Rouf yang telah di PAW, Machmud menampiknya.
“Untuk masalah itu saya tidak tahu. Yang jelas untuk saat ini, baik Komisi B atau D barus diisi 11 orang,” tegas legislator asal Partai Demokrat (PD) ini.
Senada dengan Machmud, Anggota badan Musyawarah (banmus) DPRD Surabaya Agus Sudarsono juga membenarkan bila surat penempatan M. Syaifi telah dikembalikan. Menurut Agus Sudarsono, selain komisi yang ingin dituju sudah terisi penuh, anggota banmus dari FPKB tidak ada yang hadir.
“Memang tadi ada yang datang, tapi susdah terlambat karena rapat banmusnya sudah ditutup sama pak ketua,” beber Agus.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi soal belum jelasnya penempatan dirinya, M. Syaifi mengaku sebenarnya dirinya tidak mempermasalahkan mau ditaruh komisi manapun. Menurutnya, yang terpenting sekarang adalah ia bisa segera duduk di Komisi dan menjalankan tuga sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) di komisi yang ditempati.
“Saya sih siap ditempatkan di manapun, yang penting segera bisa bekerja untuk tugas-tugas legislatif. Meski sebenarnya memang saya ingin di Komisi C sebagaimana pengalaman dan kemampuan saya selama ini,” terangnya.(k1/r4)