Penghuni Kondominium Regensi Sheraton Di Datangi Petugas Pantarlih

Surabaya,(DOC) – Pelaksanaan pencocokan dan validasi(Coklit) data penduduk potensial pemilih dalam pemilu legeslatif 2014 mendatang ,terus berlangsung hingga 9 Juni 2013 mendatang. Coklit yang telah dimulai sejak 9 April 2013 lalu, dilakukan secara door to door oleh petugas pedaftaran pemilih(Pantarlih) di tingkat Kelurahan, yang dibantu oleh ketua RT / RW setempat.
Hampir seluruh pemukiman warga, termasuk juga penghuni apartemen dan kondominium, didata oleh petugas Pantarlih dengan mendatangi rumah warga satu persatu, untuk menempel sticker di pintu atau tembok rumah. Selain sticker, pemilih potensial juga mendapat form AA1, sebagai bukti bahwa mereka pernah didata oleh petugas Pantarlih.
Kamis(30/5/2013) Hari ini, petugas Pantarlih Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari Surabaya, melakukan Coklid data pemilih di kondominium Regensi Sheraton, yang mempunyai 18 Kepala Keluarga(KK) dengan jumlah pemilih potensial sebanyak 100 orang lebih.
“Disaksikan komisioner KPU Surabaya, Ketua PPK Tegalsari, dan Panwascam, Coklit data pemilih di wilayah Tegalsari telah berjalan. Selain menempel sticker, para penghuni kondominium ini, juga mendapat form AA1,” kata Ketua RW 10 Kelurahan Kedungdoro Kecamatan Tegalsari, Ari Sulistyo, disela acara Coklid tersebut.
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan(PPK) ini juga menyatakan, Jumlah penduduk potensial pemilih diwilayah kecamatan Tegalsari terdapat 20 ribu lebih pemilih, yang terdata di 191 tempat pemungutan suara(TPS). Menurutnya, Hampir seluruh pemilih sudah terdata dan mendapatkan form AA1 serta sticker pendataan pemilu. “Masyarakat di wilayah Tegalsari, hampir kesemuanya pro-aktif saat didata oleh petugas Pantarlih untuk Pilgub dan Pileg 2014. Pendataan dilakukan 3 hari untuk administrasi dan selanjutnya didatangi secara door to door. Petugas tidak kesulitan mendata, kecuali dipemukiman elit seperti di kondominium Regensi Sheraton, yang hampir keseluruhan warganya mewakilkan ke pihak pengelola gedung,” terangnya.
Memang dari pantauan, di Kondominium Regensi Sheraton, Petugas Pantarlih. PPK dan komisioner KPU Surabaya, hanya berhasil mendata dua KK saja. Saat didata, mereka menempel sticker dipintu masuk ruangannya yang berada di lantai 15. Hal ini sangat berbeda dengan pemukiman warga Pelemahan, Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, yang hampir setiap pintunya sudah tertempel sticker pendataan pemilu legeslatif 2014 mendatang.
“ada beberapa warga yang baru terdata hari ini, yaitu di Pelemahan Besar RT 4/ RW 10 Kelurahan Kedungdoro Kecamatan Tegalsari. Hari ini mereka kita datangi dan langsung di tempel 3 sticker sekaligus, karena satu rumah dihuni oleh 3 KK,” jelasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Edward Dewaruci Salah satu Komisienor KPU Surabaya menyatakan, Berdasarkan aturannya, pencocokan dan validasi data penduduk potensial pemilih ini, memang harus dilakukan secara door to door, agar tidak terjadi lagi data pemilih ganda atau pemilih yang sudah meninggal masih terdata. “Dengan Coklit ini, maka data penduduk yang sudah meninggal atu pindah tidak akan lagi mendapatkan surat suara,”jelas Edward.
Ia menambahkan, sebelum ditetapkan oleh KPU , hasil pencocokan data penduduk potensial pemilih ini, akan di umumkan terlebih dahulu ke masyarakat selama 30 hari. “ Hal ini mengantisipasi masyarakat yang belum terdata untuk mendapatkan hak suaranya pada Pilgub 2013 maupun Pileg 2014 mendatang,” Tegas pria yang akrab disapa Tetet ini (R7)