Kontrak Kerja Investor TPA Benowo Tak Lapor Dewan

Surabaya, (DOC) – Kontroversi Ketua DPRD Kota Surabaya Wishnu Wardhana saat mengesahkan APBD Kota Surabaya 2013, berlanjut. Kali ini, Tiping Fee yang dialokasikan untuk pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo senilai Rp56,4 miliar kembali disoal.

Dana tersebut diketahui untuk membayar operasional kontrak dengan PT Sumber Organik (SO) yang memenangkan tender pengolahan TPA Benowo. Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya, Erick Reginal Tahalele mengatakan seharusnya kontrak Pemkot Surabaya dengan pihak ketiga diketahui dan dilaporkan ke DPRD Surabaya.

“Bukannya kita berprasangka buruk, tapi dana sebesar itu kontraknya seperti apa. Kita belum tahu apakah itu untuk satu tahun atau bisa berubah ditengah jalan, kan harus jelas. Itu yang kita pertanyakan kepada Ketua (Wishnu Wardhana, red),” tegas anggota Komisi A ini.

Erick menambahkan, kalau pemkot berani mengeluarkan dana besar, lalu apa kompensasi dari pengelola (PT SO). Dirinya mengatakan seharusnya ada timbal balik yang jelas dari pengelola, paling tidak terhadap masyarakat sekitar dan lingkungan. Sementara itu, terkait kontrak kerja antara Pemkot dan pengelola, Erick sudah menanyakan ke Bagian Bina Program. (ls/r4)