Korban Bom Gereja Dimakamkan di TPU Keputih, Diwarnai Tangisan Keluarga

foto : suasana pemakaman korban bom gereja, Martha Djumani di TPU Keputih Surabaya

Surabaya,(DOC) – Seorang keluarga korban bom bunuh diri di gereja Penta Kosta, Jalan Arjuna Surabaya, Martha Djumani(53) di kebumikan di pemakaman umum Keputih, Rabu(17/5/2018) .

Sanak keluarga korban bom gereja, Minggu(13/5/2018) lalu, yang turut dalam acara pemakaman tersebut, tak kuat menahan tangis hingga membuat suasana nampak haru.

 

Martha Djumani selama ini taat beribadah dan dikenal sebagai orang yang periang, sehingga sanak keluarganya merasa sangat kehilangan.

“Kami sangat kehilangan, tapi semua keluarga harus ikhlas karena kejadian ini tak bisa dihindari, meski sakit hati dengan prilaku teroris,” ungkap Daud Djumani, adik almarhum, saat di pemakaman.

 

Sementara itu, Pendeta yang memimpin doa pemakaman sempat menjelaskan, posisi jemaat gereja Penta Kosta saat terjadinya aksi bom bunuh diri oleh teroris.

Menurutnya, waktu bom meledak, almarhum Martha Djumani atau yang akrab dipanggil Bing Bing, berada di pintu masuk gereja karena sedang bertugas sebagai penerima tamu.

“Bing Bing tewas karena serpihan bom, saya akan mendoakan khusus untuk almarhum,” ungkapnya saat berceramah.(hadi/r7)