Korban Miras Oplosan Bertambah, Menimpa Seorang Pekerja Bangunan Dan Pedagang

foto : petugas bawa jasad korban miras oplosan

Surabaya,(DOC) – Seorang pekerja bangunan asal Jember Jawa Timur yang bekerja di sekitar Surabaya barat meninggal dunia ditempat kerjanya, diduga karena minum Miras oplosan.

Hal ini jelas menambah daftar korban tewas akibat Miras oplosan, setelah tiga warga Pacar Keling IV, Tambaksari Surabaya.

Sebelum meninggal, pria yang memiliki identitas Wawan(16) itu menggelar pesta Miras terlebih dahulu bersama 4 rekan kerjanya.

“Korban mengeluh dadanya sakit setelah minum Miras oplosan. Temannya lalu membeli air kelapa untuk menetralisirnya, tapi saat temannya kembali korban sudah tergeletak dengan mulut berbusa,” ungkap Haswinda, salah satu teman korban kepada pihak kepolisian, Selasa(24/4/2018).

Sementara itu, Kompol Dwi Heri Sukiswanto, Kapolsek Lakarsantri, menyatakan, pihak kepolisian kini tengah mengembangkan kasus tersebut dan telah memeriksa teman korban yang ikut pesta Miras oplosan.

“Teman Korban kita periksa untuk melakukan penyelidikan lokasi penjual Miras oplosan yang diminum korban,” paparnya.

Terpisah, dihari yang sama, Selasa(24/4/2018), seorang warga Bulak Banteng, bernama Lusi Antoni(42) meninggal juga diduga disebabkan oleh Miras oplosan.

Korban yang berprofesi sebagai pedagang dipaksa minum Miras oplosan  oleh temannya.

”Dipaksa dan diminum karena takut di pukul sama teman-temannya yang ketemu saat korban berjualan di pertandingan bola,” Wahyu Sri Utami, istri korban.

Korban meninggal saat berada dirumah sakit Soewandhi.(hadi/r7)