KPK Incar 5 Dirut BUMN

Tidak ada komentar 91 views

Jakarta, (DOC) – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menginstrusikan kepada 5 Direktur Utama BUMN agar berkata sejujur-jujurnya apabila dipanggil oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Seperti diketahui, KPK tengah mengusut dugaan 5 BUMN memberikan sumbangan dana saweran untuk kongres partai Demokrat.
Kelima BUMN tersebut adalah PT Pembangunan Perumahan, PT Waskita Karya, PT Adhi Karya, PT Nindya Karya, dan PT Bio Farma. Dahlan mengatakan, bahwa dirinya sudah mendapat laporan dari dirut yang bersangkutan sebelum berita ini ramai dibicarakan.
“Dirut sudah lapor ke saya. Saya pesan sama mereka buka saja apa adanya seterang-terangnya. Kalau anda sembunyikan nanti justru akan mempersulit diri kalian sendiri,” kata Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (10/7/2013).
Dahlan menuturkan para dirut itu mengaku mengalami kesulitan, yaitu sulit menjelaskan lantaran saat kongres itu berlangsung, mereka belum menjabat sebagai dirut. Kemudian Dahlan tetap menginstruksikan untuk membuka seluas-luasnya apa saja yang mereka tahu.
Dahlan menyebutkan agar dirut BUMN tidak bermain-main dengan proyek. Lebih baik bila perusahaan BUMN saling bersinergi dalam mengerjakan proyek.
“Tidak perlu takut tidak dapat proyek. Proyek bisa kita ciptakan sendiri dan tidak perlu nyogok. Kalau masih kurang, kita buka dan bangun apa saja lah,” tuturnya.
Dahlan menambahkan bahwa perusahaan BUMN tidak boleh mengerjakan proyek yang nilainya di bawah Rp 20 miliar. Sedangkan kalau proyek besar tidak diperbolehkan menyogok.
“Proyek di bawah Rp 20 miliar BUMN tidak boleh ikut. Proyek besar dan dapatnya nyogok tidak perlu ikut,” pungkasnya. (co/r4)