KPU Gelar Pentas Seni Ludruk, Ajang Sosialisasi Pilgub Jatim

Surabaya,(DOC) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Surabaya menggelar pentas seni dan budaya untuk mensosialisasikan kembali pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 dan beberapa event-event politik yang akan berlangsung di tahun-tahun mendatang.

Pentas seni berupa ludruk dan tarian – tarian Suroboyoan diselenggarakan di area kantor KPU Kota Surabaya, Sabtu(21/4/2018) malam, disaksikan oleh para undangan dari kelompok masyarakat di tingkat kelurahan.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi mengatakan, demokrasi adalah warisan yang digali dari budaya nasional, termasuk seni asli Suroboyo yakni ludruk.

Dengan pagelaran ini, diharapkan pesta demokrasi pada event – event politik bisa tersosialisasikan kembali.

“Kita coba sekarang mempertemukan dua budaya ini secara bersamaan dengan harapan pesan-pesan pemilu bisa ditangkap dengan baik,” ujar Nur Syamsi.

Penyampaian berbagai pesan Pemilu itu, menurut Syamsi, dirasa sangat penting karena untuk melahirkan seorang pemimpin yang berdaulat. Untuk itu masyarakat harus memahami tahapan-tahapan Pemilu termasuk pengambilan hak suara hingga proses penetapannya.

“Kalau lahir pemimpin yang berdaulat maka pengambilan kebijakan akan berpihak kepada rakyat, dan kemudian pastinya diikuti dengan kesejahterahaan rakyatnya,” pungkasnya.(r7)