KPU Jatim ‘Anjurkan’ Golput

Tidak ada komentar 113 views

Surabaya, (DOC) – Beredar kabar saat ini jika penyelenggaraan pemungutan suara di TPS khusus, bakal tak dilaksanakan. Bahkan hal itu dipermasalahkan masyarakat jika penyelenggaraan TPS khusus seperti di Rumah Sakit ataupun di mal-mal sudah tak ada lagi. Hal ini tentu saja bertentangan dengan UU, sebab masyarakat tak diberi kesempatan menyalurkan hak suara atau hak pilihnya.
Inilah yang bakal terjadi pada Pilgub Jatim 2013. Beredar pula kabar jika upaya pelarangan untuk menyelenggarakan TPS khusus itu merupakan tindakan untuk meningkatkan pemilih Golput. Dan tentu saja ada yang diuntungkan dalam upaya itu.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim Sufianto menegaskan, apapun itu, semestinya TPS itu harus ada. Tujuannya untuk melayani hak warga dalam menyalurkan hak pilihnya.
“Rumah Sakit tak boleh melarang penyelenggaraan TPS khusus, itu melanggar aturan. Apalagi kalau yang dikabarkan justru KPU yang tak mengadakan hal tersebut, ini jelas melanggar aturan,” tegas Sufianto.
Pada Selasa (27/8/2013) ini, Bawaslu Jatim sedang menggelar rapat membahas atau mengkaji masalah tersebut. Setelah dikaji, nanti akan dikeluarkan rekomendasinya. “Rekomendasinya seperti apa, masih kita kaji siang ini. Saya akan infokan hasil kajiannya,” kata Sufianto.
Rekomendasi itu tentunya akan diserahkan ke KPU, apakah itu harus melaksanakan pemungutan suara di tempat khusus seperti Lapas, RS, mall dan lainnya, atau memang diperbolehkan tak melaksanakannya. (co/r4)