KPU Jatim: Sumber Dana Kampanye Harus Jelas

Tidak ada komentar 28 views

8

Surabaya, (DOC)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menegaskan bahwa sumbangan dana kampanye harus transparan dan memenuhi ketentuan. Identitas harus jelas dan besarannya tidak melebihi aturan yang ditetapkan.

Ketua KPU Jawa Timur Eko Sasmito mengungkapkan, sumbangan dana kampanye yang berasal dari lembaga hukum ataupun partai politik tidak boleh melebihi batas maksimal, yakni Rp 750 juta. Sedangkan untuk perseorangan juga diperbolehkan memberikan sumbangan dengan besaran tidak lebih dari Rp 75 juta.

Eko melanjutkan, sumber dana atau asal usul perseorangan juga harus memberikan identitas yang jelas. Termasuk sumber dana dari sebuah yayasan juga harus disertai identitas komplit. Meskipun yayasan besar tapi tetap dalam satu nama akun. “Tidak boleh ada sumbangan dengan nama Hamba Allah, Hamba Tuhan dan lain-lain,” ujarnya.

Terkait ini, lanjut Eko, pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan penelusuran akun untuk menghindari adanya suatu manipulasi tertentu. “Dalam hal ini nanti juga menjadi kewenangan Bawaslu (badan pengawasan pemilu),” ujarnya.

Selain itu, peserta kampanye tidak boleh menerima sumbangan dari pihak asing atau luar negeri. Misalnya, bantuan perusahan asing, LSM asing, badan asing dan lembaga lainnya.

Peserta kampanye juga tidak diperkenankan memakai kucuran dana yang berasal dari APBN dan APBD. Termasuk sumbangan dari perusahaan yang terdaftar sebagai BUMN dan BUMD.

Eko mengimbau bagi masyarakat, apabila menemukan indikasi pelanggaran tersebut bisa melaporkannya kepada KPU ataupun bawaslu. “Jika ditemukan dana tersebut akan diserahkan sebagai kas negara,” ujarnya.(Nps)