KPU Sosialisasikan Pemilu 2019, Ajak Masyarakat Awasi Proses Tahapan

foto : Sosialisasi Pemilu KPU kota Surabaya

Surabaya,(DOC) – Meskipun Pemilu Legeslative (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) masih akan diselenggarakan di tahun 2019 mendatang, namun tahapan pelaksanaannya telah berjalan di tahun 2017 ini. Tahapan tersebut yakni dimulainya proses pendaftaran dan verifikasi partai politik peserta Pemilu yang sudah dilalui di tingkat kabupaten/kota hingga tingkat pusat.

Untuk mensukseskan tahapan – tahapan pemilu ini, Komisi Pemilihan Umum(KPU) kota Surabaya menggelar sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk diantaranya organisasi masyarakat (Ormas) dan media massa di hotel Santika Surabaya, Kamis(7/12/2017).

“Agustus lalu, tahapan Pemilu sudah dilaksanakan tapi masyarakat belum menyadarinya. Untuk itu perlu adanya sosialisasi ke masyarakat agar bisa mengawal dan mengontrol proses pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang,” ungkap Nur Syamsi Ketua KPU kota Surabaya, disela acara sosialisasi tersebut.

Pada pemilu 2019 nanti, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) masih belum ditentukan karena harus divalidasi ulang. Saat ini, lanjut Nur Syamsi, KPU kota Surabaya masih berkonsetrasi pada jumlah pemilih yang masuh dalam daftar penduduk pemilih potensial (DP4) Pemilu Gubernur (Pilgub) Jatim pada 2018 mendatang.

Ia menambahkan, DP4 yang didapat dari data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil(Dispenduk Capil ) telah diserahkan ke Kemendagri dan KPU RI pada 27 November lalu.

“DP4 untuk Pilgub Jatim akan dikembalikan ke provinsi dan kabupaten/kota pada 26 – 29 Desember. Kemudian dilakukan Coklit(pencocokan dan penelitian,red) pada tanggal 20 Januari sampai 18 Februari,” paparnya.

Ia menjelaskan, perkiraan data akhir yang diperoleh KPU kota Surabaya untuk jumlah DPT yaitu sekitar 2.136.000 jiwa. Namun jumlah tersebut masih bisa berubah sampai hasil Coklit ditetapkan.

“Bisa bertambah atau berkurang tergantung hasil validasi data nanti,” katanya.(rob/r7)