Kurangi macet, optimalkan Jalur KA

Tidak ada komentar 494 views

Surabaya (DOC) – Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas, khususnya arteri Pantura yang sudah over kapasitas, pemerintah pusat diharapkan memaksimalkan jalur kereta api (KA) untuk pengangkutan arus barang peti kemas dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju ke Stasiun Pasar Turi yang bisa menghubungkan ke segala rute lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Kadishub dan LLAJ) Jawa timur Ir. Wahid Wahyudi mengatakan, solusi mengatasi kemacetan di beberapa ruas arteri di Jatim adalah mengoptimalkan dan menggunakan akses jalur kereta api. “Setelah dibangunnya akses double track kereta api rute Surabaya-Jakarta tentunya menjadi salah satu solusi mengurangi kepadatan kendaraan di jalan. Tidak menutup kemungkinan, akses kereta api di Pelabuhan Tanjung Perak bisa dioptimalkan dalam melayani pengangkutan barang,” ujarnya, Selasa (9/10/2012).

Program ini, akan diusulkan ke pemerintah pusat secepatnya, untuk menciptakan kondisi transportasi yang lancar, aman dan cepat, sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

Kepala Hubungan Masyarakat PT Pelindo III, Edi Priyanto, mengatakan pihaknya mendukung sepenuhnya rencana ini. Menurut dia jalur rel menuju pelabuhan adalah solusi cepat untuk mengurangi kemacetan yang selalu terjadi di area pelabuhan. “Kami berharap program ini cepat terealisasikan,” ujarnya.

Pekan depan, menurut Edi, rencana pembangunan jalur rel ke Teluk Lamong mulai dibahas bersama antara PT Pelindo III, PT KAI, serta Dinas Perhubungan Jatim. Saat ini, angkutan barang menggunakan kereta ke Tanjung Perak sebenarnya sudah ada yaitu melalui Stasiun Kereta Kali Mas. alur ini belum bisa maksimal karena terkendala proses pembebasan lahan.
“Tiap hari mampu mengangkut dua kali Surabaya-Jakarta. Dengan dua kali ini, maka hanya 20-an peti kemas yang bisa terangkut. Padahal tiap hari ada ratusan peti kemas yang keluar masuk ke Tanjung Perak”jelaS Edi. (R-12/R9)

Tag: