La Nyalla Mattalitti Ambil Alih Urusan Pembangunan Pasar Turi

Surabaya,(DOC)- Polemik yang terjadi di internal investor pembangunan Pasar Turi, antara PT Gala Bumi Perkasa (GBP), PT Lucida Mega serta Central Asia Investmen (CAI) yang tergabung dalam PT Gala Megah Investmen (GMI) Join operation (Jo) dipastikan berakhir. Hal itu setelah Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jatim, La Nyalla Mattalitti, ditunjuk sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Gala Bumi Perkasa (GBP) Jo.

Ditemui di kantor Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti menyatakan dirinya sengaja diminta oleh Gubernur Jatim, Soekarwo untuk menjadi mediator dalam menyelesaikan permasalahan yang menyelimuti proses pembangunan Pasar Turi.

“Hal itu untuk memastikan pembangunan terus berlanjut,” terang La Nyalla Mattalitti, di kantor Kadin Jatim, Jalan HR Muhammad, Senin (29/04/2013), kemarin lusa.

Pasca ditunjuk sebagai Dirut Jo, dirinya berjanji akan mengakomodir seluruh keluhan yang selama ini dirasakan pedagang. Oleh karena itu, dirinya berharap seluruh stake holder yang terlibat dalam proses pembangunan untuk ikut mengawasi bersama-sama.

“Saya pastikan semua sudah tidak ada masalah. Bahkan jika sebelumnya ada pihak yang saling melaporkan ke pihak yang berwajib, saat ini semua sudah clear dan sepakat untuk dicabut,” ujar La Nyalla Mattalitti.

La Nyalla menegaskan, sebagai pihak yang ditunjuk menyelesaikan polemik yang terjadi di internal investor, dirinya memastikan akan berjalan sesuai dengan aturan serta perjanjian yang ditandatangani antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dengan pemenang tender PT Gala Bumi perkasa.

“Semua akan saya carikan jalan keluarnya. Terutama, yang berkaitan dengan masalah yang di hadapi pedagang,” tegasnya.

Begitu juga soal pembayaran cicilan oleh pedagang yang selama ini disinyalir sebagai awal pemicu terjadinya perpecahan di internal kontraktor, La Nyalla memastikan yang berhak menerima adalah PT Gala Bumi Perkasa Jo.

“Kalau masalah lainya seperti pembongkaran 4 voit, saya akan lihat dulu perjanjiannya waktu itu seperti apa,” jelas pria yang juga menjadi Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI itu.

Dirut PT Gala Bumi perkasa, Henry J Gunawan juga berharap agar pembangunan Pasar Turi bisa berjalan lancar pasca ditunjukknya Ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti sebagai direktur utama Jo. “Semoga semuanya lancar. Apalagi, sekarang kondisinya sudah kondusif,” kata Henry J Gunawan.

Saat disinggung posisinya pasca ditunjukkanya La Nyalla sebagai dirut PT GBP Jo, Henry menjelaskan saat ini semua yang berkaitan dengan proses pembangunan Pasar Turi berada ditangan Ketua Kadin. “Dengan ditunjukknya Pak Nyalla, saya saat ini hanya sebagai pemegang saham saja,” cetusnya.

Sedangkan soal kontrak penyelesaian pembangunan, Henry menyatakan berpegang pada perjanjian yang dibuat antara investor dengan pedagang. Yaitu pada bulan Februari tahun 2014. “Tapi kalau bisa selesai lebih cepat, itu lebih baik lagi,” tegas Henry.

Sementara itu, baik Direktur Utama PT Central Asia Investmen (CIA), Turino Junaidi maupun Dirut PT Lucida Mega, Totok Lucida mendukung ditunjukknya Ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti sebagai Dirut Join operation. Dengan harapan, segala sesuatu yang berhubungan pasar turi bisa terlayani dengan baik.

“Saya sepakat dengan keputusan itu. Semoga saja ini merupakan kebijakan yang terbaik bagi semua,” ujar Turino Junaidi yang juga diamini Totok Lucida.(K1/R7)