Lebaran Jumat, PD Muhammadiyah Surabaya Siapkan 92 Titik Penyelenggaraan Sholat Ied

foto : Sholat Ied (dok)

Surabaya,(DOC) – Pimpinan Pusat(PP) Muhammadiyah telah mengeluarkan maklumat penetapan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 2018 diperingati pada hari Jum’at(15/6/2018) mendatang.

Berdasarkan isi maklumat tersebut, penetapan Idul Fitri 2018 itu merujuk hasil perhitungan astronomi atau hisab yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Menurut hisab hakiki wujudul hilal, Ijtimak jelang Syawal 1439 H terjadi pada hari Kamis(14/6/2018) Kliwon, pukul 02:45:53 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (f= -07°48¢  LS dan l= 110°21¢BT)= +07°35’20” (Hilal sudah wujud).

Dalam menentukan Idul Fitri, 1 Ramadan hingga Idul Adha, Muhammadiyah menggunakan metode dengan perhitungan ilmu astronomi atau falak. Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah merupakan lembaga dalam Muhammadiyah yang membidangi perhitungan astronomi penanggalan hari besar keagamaan Islam.

Menyikapi pesan maklumat itu, Pimpinan Daerah(PD) Muhammadiyah Kota Surabaya, telah menyiapkan 92 titik yang tersebar di 31 Kecamatan mengadakan sholat ied baik dilapangan, jalan dan halaman masjid. Misalkan di Jalan Pahlawan Khotib Prof. Dr. H. Syarif Imam Hidayat (Dosen UPN Surabaya), Lapangan Gelora 10 Nopember khotib Drs. KH Dawam Sholeh (Pengasuh Pesantren Al – Islah Karang Asem/Majelis Tarjih PDM Lamongan), Lapangan Hokky Drs Rahmat Sholahuddin, M.Pd.I (Dosen Pasca Sarjana Umsida), Lapangan olahraga Bangunsari Drs Ach. Basuki MA (Korps Mubaligh Muhammadiyah PDM Surabaya), Halaman JX Ahmad Yani khotib Drs. M. Alamil Huda, M.Pd.I (Korps Mubaligh Muhammadiyah PWM Jawa Timur) dan di halaman SMA Muhammadiyah khotib H Chusnul Chuluk, S.Pd.

“Hari Jumat(15/6/2018) pelaksanaan Idul Fitri, kami mengajak warga Surabaya, mari berbondong-bondong bersama keluarga mengikuti pelaksanaan shalat Id, Sekalian juga kami himbau karena Hari Raya Iedul Fitri jatuh pada hari Jumat(15/6/2018), maka pelaksanaan sholat Jumat tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya,” ungkap Dr. H. Mahsun Ketua PD Muhammadiyah didampingi M. Arif’ An, Sekretaris PD Muhammadiyah Kota Surabaya, Rabu(13/6/2018).

Memaknai Idul Fitri, kata dia, hendaknya umat Islam tetap menjaga keutamaan bulan pada bulan puasa, seperti komitmen keislaman dalam menegakkan ajaran Islam secara keseluruhan dan sebenar-benarnya.

“Ibadah yang dilakukan selama Ini dalam rangka lebih peduli dan lebih peka pada nilai-nilai keagamaan, di antaranya merasa terusik dan terpanggil bila ada yang menodai ajaran Islam, serta diharapkan bulan Ramadhan ini hendaknya menjadi ruang pendidikan memahami Islam yang Rahmatan Lil Alamin, Islam yang sejuk, Islam yang Damai. Islam yang merangkul dan bukan memukul. Islam yang bukan Teroris  ” lanjut M, Arif’An, yang juga menjabat Ketua Karang Taruna Surabaya.

Selain itu, lanjut dia, adalah komitmen sosial dan komitmen kebangsaan yakni di dalam bulan puasa ke-pekaan sosial dimunculkan yang artinya bahwa umat Islam harus tolong menolong, serta memberikan pendidikan layak bagi fakir miskin dan yatim-piatu.

“Kepekaan ummat juga bisa diwujudkan dalam ber-politik khususnya jelang Pilgub Jawa Timur dan Tahun Politik 2019 guna memilih pemimpin yang peduli ummat dan pemimpin yang faham persoalan ummat. Pemimpin yang selalu menjaga keutuhan dan harmonisnya NKRI,” pungkasnya.(rob/r7)