Lima Wartawan Tak Lulus Uji Kompetensi

Tidak ada komentar 154 views

Surabaya (DOC) – Setelah 2 hari berlangsung, Uji Kompetensi Wartawan Jatim  yang diselenggarakan PWI Pusat berakhir. Dari 60 peserta yang mengikuti, 5 wartawan dinyatakan tidak lulus.

Marah Sakti Siregar  Sekretaris Bidang Pendidikan PWI Pusat  di sela penutupan Uji Kompetensi Wartawan di BLK Disnaker Jatim mengungkapkan, kenyataan pahit yang dihadapi penguji jika setelah Uji Kompetensi ada yang tidak lulus.”Ini konsekuensi yang harus dihadapi.  Pahit memang jika ada yang belum kompeten” ujarnya.

Namun, ia menegaskan, bahwa secara etika dan kode etik, para penguji dalam menjalankan tugasnya dituntut obyektif. Ia berharap, bagi yang belum lulus belajar lagi dan nantinya mengikuti ujian lagi.”Belum kompeten sama dengan kompetensi yang tertunda” tandasnya.

Marah Sakti mengatakan,standar uji kompetensi memang diperketat. Minimal untuk lulus passing grade nya 70. Jawa Timur menurutnya hasilnya tergolong bagus jumlah yang lulus sekitar 90 persen.”Di dua daerah lainnya ada yang sekitar 50 persen yang lulus” ungkapnya.

Bagi para wartawan yang lulus kompetensi diminta menjaga harkat sertifikat yang didapat.
Hasil Uji Kompetensi yang pada akhirnya  ada wartawan yang tidak lulus membuat Ketua PWI Jatim Ahmad Munir  sedih.” Saya agak lemas. Tapi tidak berdaya.PWI Jatim hanya sebagai pelaksana. Yang menentukan kewenangan penguji. Batin saya  ingin lulus tapi kenyataannya tidak” ujarnya.

Kepala Biro Antara Jatim meminta, bagi wartawan yang belum lulus untuk mengikuti Uji Kompetensi berikutnya. “Yang tidak lulus harus ikut angkatan berikutnya. Itu yang bisa saya lakukan, ” Tegasnya.

Sementara, Dhimam Abror Mantan Pimred Harian Jawa Pos yang mewakili peserta Uji Kompetensi  ketika diminta menyampaikan kesannya mengungkapkan bahwa  proses uji kompetensi harus dilalui wartawan.”Belajar tidak boleh berhenti. Wartawan utama lama tak diuji  sudah semestinya terus merefresh” ujarnya. Menanggapi beberapa wartawan yang belum lulus, Mantan Ketua PWI Jatim selama 2 periode ini  menegaskan proses ujian  berlangsung secara obyektif.

Usai menggelar Uji Kompetensi Wartawan di Surabaya, PWI Pusat akan melaksanakan kegiatan serupa di sejumlah daerah lainnya.Tahun ini PWI menargetkan sekitar 2.000 wartawan lulus uji kompetensi. Sedangkan jumlah wartawan se-Indonesia sekitar 30 ribu orang. (red)