Liput Pesawat Jatuh, Wartawan Dipukuli

 Nasional

Lokasi jatuhnya pesawat tempur Hawak-200

Pekanbaru (DOC) – Sejumlah wartawan yang tengah melakukan peliputan jatuhnya pesawat tempur Hawk-200 di Jl Amal, Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau mendapat perlakuan tidak mengenakan dari beberapa oknum yang diduga anggota TNI-AU Pangkalan Udara Roesmin Norjadin. Mereka (wartawan) dipukuli hingga beberapa dari mereka mengalami luka-luka.

Salah satu korban yakni Wartawan Kantor Berita Antara Riau Febrianto B Anggoro menyatakan, saat dirinya sedang meliput, ditarik tangan kanan yang saat itu  memegang kamera.  Setelah itu dipukul dari samping pada bahu kiri. Selanjutnya perut dipukul dari depan sampai terjungkal, kepala didorong sampai helm beserta kacamata lepas.

”Pengeroyok lebih dari 10 orang dengan pakaian dinas, ada yang pakaian olahraga, baju oranye seperti pilot dan baju seperti Paskhas,” ujarnya. Saat kejadian, ujar dia, dirinya sedang berada sekitar 50 meter dari lokasi pesawat jatuh.

Selain dirinya, pemukulan juga dialami oleh Didik wartawan Riau Pos yang mengalami pendarahan pada telinga, Ari, TV One, Dewo,  Riau Channel dan dua wartawan dari Riau TV.

Sementara Perwira penerangan TNI AU Pangkalan Roesmin Noerjadin Pekanbaru, Kapten Wasisto mengaku telah menerima laporan dari dua orang wartawan yang menjadi korban pemukulan.

”Sudah saya arahkan agar melaporkan pemukulan ke komandan Sat POM Mayor Ari,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah meminta ke senior agar barang-barang milik wartawan yang hilang dilacak, termasuk kamera. (sol/r3)