Mahasiswa dan Guru Gelar Aksi Solideritas Atas Tewasnya Guru Kesenian

foto : aksi solideritas mahasiswa dan guru soal penganiayaan guru kesenian

Sampang,(DOC) – Aksi solideritas dan doa bersama atas meninggalnya Ahmad Budi Cahyanto guru kesenian SMUN 1 Torjun, dilakukan oleh ratusan aktivis mahasiswa dan guru di depan Mapolrest Sampang Madura, Kamis(8/2/2018).

Mereka menuntut pihak kepolisian untuk memberikan hukuman maksimal kepada murid yang telah melakukan penganiayaan terhadap guru kesenian hingga tewas.

Salim koordinator aksi menyatakan, pihak kepolisian harus mengenakan pasal pembunuhan atas kasus itu, agar tak melemahkan hukuman pada pelaku.

Proses hukum harus tegas sehingga tak terulang lagi kasus serupa.

“Penerapan pasal pada kasus pembunuhan terhadap Ahmad Budi Cahyanto yang tewas ditangan muridnya sendiri harus tepat dan jangan sampai melemahkan hukuman. Bila perlu ditambah pasal baru yaitu 338 KUHP,” paparnya.

Dalam aksi tersebut, sejumlah poster yang bertuliskan hujatan terhadap pelaku pembunuhan juga dibentangkan.

Selain menggelar aksi di kantor Mapolrest Sampang Madura, massa gabungan ini, juga melakukan longmarch ke kantor Kejaksaan Negeri Sampang dengan tuntutan yang sama.(hd/r7)