Malaysia Akan Import Listrik Ke Indonesia

Tidak ada komentar 179 views

Jakarta,(DOC)PT Perusahaan Listrik Negara (PLN/Persero) pada 2017, akan mengekspor listrik hingga 600 megawatt (MW) ke Malaysia. Listrik yang akan diekspor tersebut berasal dari pembangkit listrik yang akan dibangun di Sumatera.
“Jadi kita mau menghubungkan Dumai dengan Kota Malaka dengan kabel bawah laut, kemudian akan mentransfer listrik murah dari Riau ke Semenanjung Malaka yaitu 600 MW kita kirim ke Malaysia. Ditargetkan 2017 mulai ekspor,” kata Direktur Utama PLN Nur Pamudji, Jumat (22/11/2013).
Nur mengatakan, rencana untuk ekspor listrik ke Malaysia tersebut masih dalam tahap proses design. Untuk merealisasikan rencananya tersebut, PLN bekerjasama dengan PT Tambang Batubara Bukit Asam, dan Tenaga Nasional Berhad (TNB/perusahaan listrik Malaysia) membangun pembangkit listrik.
Selain ekspor, lanjut Nur, PLN juga akan mengimpor listrik dari Malaysia. Hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan listrik di Kalimantan Barat. Malaysia akan mengalirkan listrik ke Kalimantan Barat melalui beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) total kapasitasnya mencapai 3.000 MW.
“Serawak kelebihan tenaga air, disana ada tiga PLTA besar-besar total lebih dari 3.000 MW, penduduk disana kan jarang jadi tidak habis listrik sebanyak itu,” tuturnya.
Nur menuturkan PLN juga tengah membangun pembangkit batubara (PLTU) di Kalimantan Barat. Namun karena kebutuhan listriknya masih kecil, maka kapasitas pembangkit tersebut kecil hanya 50 MW.
“Jadi 2×50, 2×50 kecil-kecil karena kebutuhan listrik disana itu ya masih relatif rendah. Proyeksi selesai itu gak sampai 300 MW. Kita ga bisa bangun pembangkit yang besar makanya supaya segera menjadi sistem kelistrikan yang besar kita sambung dengan Malaysia dengan Serawak. Sehingga levelnya itu langsung naik dari 200 MW disambung dengan serawak akan menjadi lebih dari 2.000 MW,” pungkasnya(co/r7).