Mantan Presiden BJ Habibie Jalin Kerjasama Beli Pesawat R80

Jakarta,(DOC) – Nam Air, anak usaha PT Sriwijaya Air dan mantan Presiden Republik Indonesia BJ Habibie melakukan penandatangan nota kesapahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk pengadaan pesawat R-80.

Presiden Direktur NAM Air Jefferson Jauwena mengatakan, Nam Air meyakini bahwa hadirnya armada R-80 kelak akan memperkokoh barisan armada sebelumnya, yakni Boeing 737-500.

“Untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan, kami sudah memesan 100 unit pesawat R-80. Hingga saat ini 50 unit firm, 50 unit lagi opsi,” ujar Jefferson di Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Jefferson menyebutkan alat produksi yang akan digunakan oleh Nam Air adalah pesawat Boeing 737-500, dengan kapasitas 120 seats penumpang. Konfigurasi pesawat ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksekutif (8 seats) dan kelas ekonomi (122 seats).

Untuk penerbangan perdana NAM Air, telah disiapkan dua unit pesawat yang akan beroperasi untuk rute-rute pendek, yaitu di antaranya Jakarta – Pangkalpinang PP, Denpasar – Waingapu PP, Jakarta – Pontianak PP, Denpasar – Maumere PP, Surabaya – Luwuk PPDenpasar – Kupang PP, Surabaya – Pangkalanbun PP, Surabaya – Denpasar PP.

Sekedar informasi, pada prinsipnya tidak banyak perbedaan yang muncul antara Sriwijaya Air dan Nam Air. Dari segi penggunaan warna atau color identity, NAM Air masih menggunakan kombinasi warna yang serupa dengan Sriwijaya Air. (co/r7)